SUKAPURA, Radar Bromo- Proyek penataan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di kawasan Bromo terus menunjukkan progres.
Hingga Jumat (1/5), sedikitnya 300 patok telah dipasang sebagai bagian dari pengerjaan jalur tersebut.
Direktur PT Tata Bangun Asia Ahmad Muntaha menjelaskan, seluruh material proyek didistribusikan melalui pintu masuk Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Sebab, jalur ini yang paling mudah.
“Jalur ini (Cemoro Lawang, Red) yang paling memungkinkan untuk distribusi material proyek. Tetapi pengerjaan kami mulai dari arah Watu Gede, Kabupaten Malang,” ujarnya.
Setiap hari, pengerjaan dilakukan mulai pukul 07.00 hingga 17.00. Menggunakan dua unit eksavator serta belasan tenaga kerja di lapangan.
Secara umum, proyek berjalan aman, lancar, dan masih sesuai rencana atau on progress.
“Walaupun cuaca masih menjadi kendala karena kadang hujan. Itu bisa menghambat pekerjaan di lapangan,” terang Toha, panggilannya.
Saat ini, menurutnya, sekitar seribu patok telah didistribusikan ke lokasi. Patok-patok tersebut disiapkan di beberapa titik guna mempercepat proses pemasangan.
“Patok yang sudah kami ecer di lokasi sekitar seribu dan 300 patok telah terpasang di jalur yang dikerjakan,” imbuhnya.
Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Endrip Wahyutama Pranata memastikan, proyek itu tidak mengganggu aktivitas wisata di kawasan Bromo. Arus kunjungan wisatawan tetap berjalan normal.
“Pengerjaan berjalan lancar dan tidak mengganggu arus pengunjung. Pariwisata juga masih terus jalan,” pungkasnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi