KANIGARAN, Radar Bromo - Kekosongan jabatan di lingkungan Pemkot Probolinggo, bakal terus bertambah. Tahun depan, sejumlah 124 aparatur sipil negara (ASN) akan purnatugas. Di antaranya, 3 pejabat eselon II dan 9 pejabat eselon III.
Kamis (30/4), para ASN yang akan pensiun ini mendapat pembekalan. Dengan harapan, mempunyai kesiapan secara mental, psikologis, manajemen waktu hingga finansial.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan, pada masa pensiun, bisa meluangkan waktu berkumpul bersama keluarga, beribadah, memanfaatkan waktu luang agar bisa berkarya dan mandiri. Namun, paling penting harus dapat menjaga kesehatan agar bisa tetap aktif.
“Memasuki usia pensiun tetap olahraga bapak-ibu agar terhindar dari alzheimer. Memang sirkadian siklus (jam biologis tubuh) tiap orang beda. Saat ritme ini terganggu, berpengaruh pada metabolisme tubuh, otot, dan kardiovaskuler, jadi darah tinggi, jantung, dan lain-lain. Maka, olahraga tetap harus dijaga agar tetap sehat di usia senja,” pesannya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Prbolinggo Ratri Dian Sulistyawati mengatakan, untuk periode Januari-Desember 2027, ada 124 ASN yang akan pensiun. Termasuk 3 ASN eselon II dan 9 ASN eselon III.
“Kalau tahun ini, ada 121 ASN yang akan akan pensiun. Ddua di antaranya eselon II,” terangnya.
Tiga pejabat eselon II yang akan pensiun tahun depan ada Staf Ahli Aries Santoso; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Rey Suwityo; serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Fitriawati.
Ketua Komisi III DPRD kota Probolinggo Muchlas Kurniawan mengatakan, guna menjaga stabilitas kinerja organisasi, pihaknya mendorong Pemkot segera melakukan pengisian JPT Pratama/Eselon II yang kosong. Termasuk posisi sekretaris daerah dengan mengoptimalkan implementasi Sistem Manajemen Talenta.
“Kami sudah mendorong untuk segera dilakukan asesmen untuk mengisi kekosongan jabatan,” terangnya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga