MADINAH, Radar Bromo–Kecelakaan yang dialami rombongan bus Jemaah haji Kabupaten Probolinggo di kawasan Jabal Magnet, Selasa (28/4) mengakibatkan lima jemaah mengalami luka ringan.
Beruntung, seluruhnya dipastikan dalam kondisi stabil dan telah kembali ke penginapan.
Pelaksana Harian Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin menjelaskan, saat kejadian bus tersebut membawa 47 jemaah haji.
Mereka tengah dalam perjalanan kembali ke hotel di Madinah.
“Kecelakaan terjadi saat perjalanan pulang. Ada kendaraan lain yang tiba-tiba memotong jalur bus secara mendadak, sehingga sopir langsung mengerem,” ujarnya.
Namun karena jarak antarkendaraan sudah terlalu dekat, upaya pengereman tidak mampu menghindari benturan. Bus akhirnya menabrak kendaraan yang memotong jalur tersebut.
Bus menabrak bagian kiri samping kendaraan tersebut. Akibatnya, kaca bagian depan bus mengalami kerusakan dan serpihannya mengenai beberapa penumpang.
Baca Juga: Misteri Jabal Magnet atau Lembah Jin, Lokasi Bus Rombongan Jemaah Haji Probolinggo Alami Kecelakaan
Dari total penumpang, lima jemaah dilaporkan mengalami luka ringan. Tiga di antaranya yakni Dede Abdul Hamid, Suharto, dan Inggo Yunico.
Mereka mengalami luka akibat terkena serpihan kaca. Ketiganya sempat mendapatkan penanganan di Klinik Haji Indonesia.
“Pada pukul 14.30, ketiga jemaah tersebut sudah diperbolehkan kembali ke hotel oleh dokter Klinik Haji Indonesia. Saat ini, kondisinya sudah membaik dan dapat beraktivitas seperti biasa,” jelas Ervin.
Sementara itu, dua jemaah lainnya sempat dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Yaitu, Siti Sugi Hartini dan Siti Aisyah.
“Untuk Siti Aisyah, pada pukul 15.15 sudah dipulangkan ke hotel karena tidak memerlukan tindakan lanjutan. Sedangkan Siti Sugi Hartini masih menjalani pemeriksaan lanjutan. Namun informasinya, sore ini (kemarin sore, Red) sudah bisa kembali ke hotel,” terangnya.
Pihak Kemenhaj Kabupaten Probolinggo memastikan seluruh jemaah dalam kondisi aman. Ervin juga mengimbau kepada keluarga jemaah di tanah air agar tetap tenang.
“Kami mengimbau keluarga untuk tetap tenang. Kondisi jemaah saat ini sudah baik dan telah kembali ke hotel masing-masing,” jelasnya.
Meski demikian, informais kecelakaan itu sempat viral di media sosial. Bahkan menyebar dengan cepat di sejumlah WhatsApp Grup (WAG).
Hal ini membuat Bupati Probolinggo dr Mohamad Haris berinisiatif menelepon salah satu jemaah haji di Madinah. Tujuannya, untuk memastikan kondisi jemaah dan mengetahui kronologi kecelakaan itu.
Melalui video call, Gus Haris (panggilannya) menghubungi pimpinan KBIHU Nur Haramain, Kiai Muhlisin Saad. Kiai Muhlisin pun menceritakan kronologi kecelakaan itu pada Gus Haris.
Inisiatif Gus Haris menghubungi Kiai Muhlisin ini direkam. Rekamannya pun viral di media sosial.
Selama perbincangan itu, Gus Haris juga menanyakan kondisi para jemaah yang mengalami luka akibat laka. Termasuk mendoakan semua jamaah haji Kabupaten Probolinggo agar selamat hingga kembali ke tanah air.
“Saya akan terus memantau keadaan jemaah di sana,” tutupnya dalam rekaman video call tersebut. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi