Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sempat Sengat Peziarah, Damkar Kota Probolinggo Musnahkan Sarang Tawon Vespa

Inneke Agustin • Selasa, 28 April 2026 | 08:44 WIB
BAKAR: Anggota Damkar Satpol PP Kota Probolinggo membakar sarang tawon vespa, Senin (27/4). (DAMKAR SATPOL PP KOTA PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
BAKAR: Anggota Damkar Satpol PP Kota Probolinggo membakar sarang tawon vespa, Senin (27/4). (Damkar Satpol PP Kota Probolinggo for Radar Bromo)

KANIGARAN, Radar Bromo - Laporan adanya sarang tawon vespa di Kota Probolinggo terus bermunculan.

Senin (27/4), Damkar Satpol PP Kota Probolinggo memusnahkan dua sarang tawon di tempat berbeda. Keberadaannya meresahkan warga.

Salah satunya berada di kawasan Makam Umum Ungup-Ungup, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran.

Komandan Regu (Danru) Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Soleh Hermanto mengaku mendapatkan laporan dari juru kunci Makam Ungup-Ungup, Irwan, 45.

Irwan melaporkan adanya sarang tawon vespa di area pemakaman yang sempat meresahkan para peziarah.

Menindaklanjuti itu, tim Damkar bergerak ke lokasi dengan membawa perlengkapan alat pelindung diri lengkap. Sarang tawon itu berada di pohon beringin dengan ketinggian sekitar 2,5 meter.

“Menurut keterangan pelapor, tawon tersebut sempat menyengat peziarah. Karena itu, diminta segera dievakuasi agar tidak membahayakan masyarakat sekitar,” ujar Soleh.

Proses evakuasi dilakukan pembakaran untuk memastikan seluruh koloni tawon lenyap. Sekitar pukul 08.05, sarang tawon vespa sebesar keranjang sampah itu berhasil dievakuasi.

Tak lama setelah penanganan pertama, laporan kedua masuk pukul 08.34 dari warga Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Bambang, 66.

Ia melaporkan adanya sarang tawon vespa di atap rumahnya. Petugas mendapati sarang tawon berada di bagian atap rumah.

Pelapor mengaku khawatir jika sarang dibiarkan, kawanan tawon makin banyak dan sarangnya tambah besar. Terlebih, lokasinya berada di area yang padat aktivitas warga, dekat dengan sekolah dan perkantoran.

“Dikhawatirkan menyengat murid, guru, maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” jelas Soleh.

Evakuasi kembali dilakukan dengan metode pembakaran. Sekitar pukul 09.23, penanganan dinyatakan selesai dan kondisi di lokasi kembali aman serta kondusif. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#sarang tawon vespa #satpol pp #damkar #probolinggo