KANIGARAN, Radar Bromo – Meskipun lama tidak termanfaatkan, Pemkot Probolinggo berencana merehabilitasi Pujasera Alun-alun Kota Probolinggo. Struktur bangunan pujasera rencananya akan diperkuat.
Rencana itu bahkan mulai bergerak ke tahap tender dengan pagu anggaran sekitar Rp 1,9 miliar.
Tender itu kini diproses melalui LPSE dengan fokus pada penguatan struktur bangunan. Terutama di lantai atas yang lama tidak dimanfaatkan.
Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo Setiorini Sayekti menegaskan, rehabilitasi itu tidak akan membongkar bangunan lama.
Pekerjaan difokuskan pada penguatan struktur agar lantai atas lebih kokoh. Disertai penambahan akses tangga dan pembenahan lantai dasar.
“Nantinya, lantai dasar untuk area pengunjung. Sedangkan pelaku usahanya di lantai atas,” katanya.
Rini menjelaskan, konsep pujasera lantai atas tetap dibuat terbuka.
Namun, pelaku usaha yang menyewa diperbolehkan menambah interior sesuai kebutuhan. Sementara itu, lantai dasar akan dipasangi keramik karena difungsikan sebagai ruang pengunjung.
Baca Juga: Pemkot Probolinggo Siapkan Rp 2 Miliar untuk Rehab Pujasera Alun-Alun, Begini Kritik Dewan
“Lantai bawah nanti akan dikeramik. Karena nanti lantai bawah itu untuk ruang pengunjung atau pembeli,” terangnya.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Probolinggo, Ari Puspita menembahkan, tender telah diluncurkan dengan 97 peserta awal.
Namun, hanya 20 penyedia yang mengajukan penawaran harga. Saat ini, tahapan masuk evaluasi administrasi, kualifikasi, dan teknis oleh tim pokja.
“Sekarang masih tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, dan teknis. Nanti dari 20 penyedia yang sudah melakukan penawaran akan dievaluasi oleh tim pokja,” terangnya. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi