Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jemaah Haji Termuda asal Kota Probolinggo Berusia 19 Tahun, Berangkat setelah Antre 14 Tahun, 5 Jemaah Gunakan Kursi Roda

Arif Mashudi • Rabu, 22 April 2026 | 18:16 WIB
BERANGKAT: Ratusan jemaah haji asal Kota Probolinggo diberangkatkan dari Kantor Pemkot Probolinggo, Rabu (22/4). (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)
BERANGKAT: Ratusan jemaah haji asal Kota Probolinggo diberangkatkan dari Kantor Pemkot Probolinggo, Rabu (22/4). (ARIF MASHUDI/JAWA POS RADAR BROMO)

 

KANIGARAN, Radar Bromo- Sejumlah 312 jemaah haji asal Kota Probolinggo diberangkatkan dari Kantor Pemkot Probolinggo ke Asrama Haji Embarkasi Sukolilo Surabaya, Rabu (22/4). Mereka dijadwalkan terbang ke Madinah, Arab Saudi, Kamis (23/4) siang. 

Dari ratusan jemaah haji itu, jemaah termuda asal Kota Probolinggo berusia 19 tahun dan jemaah tertua berusia 79 tahun.

Selain itu, sejumlah 5 jemaah terpaksa harus menggunakan kursi roda. Sekitar 20 jemaah lainnya masuk golongan berisiko tinggi (risti). Usia sudah lanju. Namun mereka dinyatakan istitaah untuk tetap menunaikan ibadah haji.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo Didik Heriadi mengatakan, jumlah jemaah haji asal Kota Probolinggo tidak berubah. Tetap 312 orang. Mereka sudah menuju ke Asrama Haji Sukolilo dan direncanakan berangkat ke Bandara Juanda, Kamis (23/4), pukul 13.00.

“Jadi jemaah ada waktu istirahat 24 jam di Asrama Haji. Kemungkinan besar jemaah sebelumnya kurang tidur di rumah karena banyak saudara atau tamu. Sebelum terbang ke Madinah, mereka bisa isitrahat dulu,” katanya.

Didik menerangkan, jemaah haji termuda asal Kota Probolinggo berusia 19 tahun. Ia warga Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih. Jemaah tersebut berangkat bukan karena pelimpahan dari waris yang telah meninggal. Tetapi karena murni porsi dari awal daftar.

Jemaah tersebut terdaftar sebagai calon jemaah haji sejak berusia sekitar 5 tahun atau pada 2012 silam. Ia bisa berangkat setelah antre selama sekitar 14 tahun.

“Kalau dulu tidak ada aturan batasan usia boleh daftar haji. Meski masih bayi atau anak kecil, bisa mendaftar. Sekarang sudah ada aturan, minimal usia 12 tahun,” terangnya.

Soal kondisi pada jemaah, Didik memastikan semuanya dalam kondisi sehat dan siap berangkat. Memang dari ratusan jemaah, ada 5 orang yang harus menggunakan kursi roda karena faktor usia. Selain disiapkan kursi roda, juga ada pendampingan mahram yang akan selalu menemaninya.

“Mereka tetap berangkat karena hasil pemeriksaan kesehatan dinyatakan istitaah,” terangnya.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan, ratusan jemaah haji telah diberangkatkan ke Asrama Haji. Ia sempat mengingatkan soal kondisi kesehatan jemaah. Termasuk soal dokumen-dokumen jemaah yang harus dijaga dan jangan sampai hilang.

Menurutnya, jika dokumen jemaah haji, seperti paspor hilang, proses pengurusannya tidak mudah.

“Kami berharap jemaah haji semua berangkat hingga pulang dalam kondisi sehat dan selamat, serta menjadi haji yang mabrur,” harapnya. (mas/rud)

 

 

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#jemaah haji #asrama haji #arab saudi #probolinggo