GENDING, Radar Bromo, Sebanyak 1.204 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Probolinggo dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Pemberangkatan dilakukan dalam dua gelombang.
Pada gelombang pertama, Selasa (21/4) pagi, sebanyak 752 jemaah resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Ratusan jemaah tersebut telah berkumpul sejak subuh di Wisata Religi Miniatur Kakbah Gending. Suasana haru menyelimuti lokasi pemberangkatan saat keluarga turut mengantar dan melepas kepergian para jemaah. Sekitar pukul 08.30, rombongan dilepas secara resmi Wakil Bupati Probolinggo, Lora Fahmi AHZ.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, sebanyak 18 bus disiapkan guna mengangkut para jemaah menuju Surabaya. Mereka tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1 dan kloter 2.
Plh Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo, Ervin Syarif Arifin menjelaskan, masing-masing kloter diisi oleh jumlah jemaah yang sama. “Pada kloter 1 ada 376 orang dan kloter 2 juga 376 orang,” ujarnya.
Sebelum diberangkatkan dari Gending, para jemaah terlebih dahulu mengikuti prosesi pelepasan di enam titik berbeda di wilayah masing-masing kecamatan. Prosesi tersebut dipimpin oleh camat bersama unsur forkopimcam setempat.
Enam lokasi tersebut meliputi Masjid An Nur Perum PLN PJB Paiton, Masjid Agung Ar Raudlah Kraksaan, Masjid Besar Baitur Rahman Maron, Masjid At Tin Mierahandi Randupitu Gending, Masjid Ar Rahman eks PT Kertas Leces, serta Masjid Besar Ar Rauyan Tongas.
Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo, Lora Fahmi AHZ menyampaikan bahwa pemberangkatan CJH masih akan dilanjutkan pada gelombang kedua.
Sebanyak 452 jemaah dijadwalkan berangkat pada Rabu (22/4) dini hari sekitar pukul 02.00.
Ia memastikan, seluruh persiapan telah dilakukan secara matang oleh pemerintah daerah bersama Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo. Termasuk pelaksanaan manasik haji sebagai bekal bagi para jemaah.
“Insyaallah seluruh jemaah sudah siap, baik secara administrasi maupun kesehatan. Mereka juga telah mengikuti manasik, sehingga memiliki pemahaman yang cukup dalam menjalankan ibadah haji,” terangnya.
Selain itu, tim pendamping kesehatan juga telah disiapkan untuk memastikan kondisi jemaah tetap terjaga selama perjalanan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam beribadah, selalu sehat, serta berangkat dan kembali ke tanah air dengan selamat,” pungkasnya. (gus/fun)
Editor : Fandi Armanto