Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sopir Truk Trailer yang Tabrak 5 Kendaraan di Malasan Wetan Probolinggo Masih Diperiksa, Korban Meninggal Dapat Santunan

Inneke Agustin • Senin, 20 April 2026 | 19:54 WIB
CEK: Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Septa Firmansyah bersama Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama dan sejumlah stakeholder melakukan TAA di Jalan Raya Lumajang, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/4) siang.
CEK: Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Septa Firmansyah bersama Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama dan sejumlah stakeholder melakukan TAA di Jalan Raya Lumajang, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/4) siang.

 

TEGALSIWALAN, Radar BromoPengungkapan kecelakaan maut di kawasan perlintasan Malasan Wetan Jalan Raya Lumajang, Kecamatan Tegalsiwalan, yang menewaskan empat orang terus didalami. 

Senin (20/4), Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim melakukan Traffic Accident Analysis (TAA) di lokasi kejadian.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Septa Firmansyah mengatakan, TAA dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Melalui TAA ini, kami bisa mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk bagaimana rangkaian peristiwa terjadi,” ujarnya.

Dalam prosesnya, petugas menggunakan pemindai 3D dan sempat menghentikan arus lalu lintas di Jalan Raya Lumajang agar hasil pengukuran akurat.

Sebanyak delapan titik lokasi dipindai, termasuk titik awal dugaan rem blong hingga titik tabrakan akhir. Enam kendaraan yang terlibat juga turut dipindai untuk melengkapi analisis.

Baca Juga: Rem Ngeblong, Truk Trailer Tabrak 5 Kendaraan yang Berhenti di Perlintasan Malasan Wetan Probolinggo, 4 Sekeluarga Tewas

Tujuannya untuk melengkapi hasil olah TKP yang sebelumnya sudah dilakukan, sehingga memberikan kejelasan terkait penyebab kecelakaan,” imbuhnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama menambahkan, saat ini sopir truk trailer yang diduga menjadi pemicu kecelakaan maut masih diamankan untuk pemeriksaan.

Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menunggu hasil TAA,” katanya.

Dari sisi lain, Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo masih menunggu hasil analisis dan rekomendasi BPTD Jatim.

Kabid LLAJ Dishub Bambang Singgih menilai, rambu di lokasi sudah memadai namun tetap perlu kehati-hatian.

Untuk rambu di ruas jalan tersebut, kami nilai sudah cukup memadai. Namun karena ini jalan nasional, kami tetap akan berkoordinasi dengan BPTD,” jelasnya.

Ia juga mengimbau para pengemudi agar lebih disiplin saat melintas di jalur tersebut, terutama karena kondisi jalan yang menurun dan rawan kecelakaan.

“Jika mendekati lokasi, sebaiknya kurangi kecepatan untuk menghindari kejadian serupa,” pesannya.

Di sisi lain, PT Jasa Raharja Probolinggo memastikan santunan korban jiwa sebesar Rp 50 juta per orang untuk korban. Sehingga, total santunan yang diberikan total Rp 200 juta.

Kami sudah bertemu dengan ahli waris. Insyaallah hari ini proses penyerahan santunan dilakukan,” ujar Kepala Cabang Jasa Raharja Syarif Muhammad Syafiq.

Untuk korban Sutrisno dan T. Sri Budiyatni, santunan diserahkan kepada anak keduanya sebagai ahli waris.

Sementara santunan bagi Devica Friskiara dan Giovano Malik Ibrahim, diserahkan kepada suami sekaligus ayah korban.

Ada pun korban luka yang saat ini masih menjalani perawatan di RSU Wonolangan, seluruh biaya pengobatan telah ditanggung oleh Jasa Raharja. “Seluruh biaya perawatan korban luka kami cover,” jelasnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Malasan Wetan #truk trailer #probolinggo #kecelakaan maut #rem blong