Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemkot Probolinggo Peringati HPSN, Momentum Bergerak bersama Menjaga Lingkungan melalui Pengelolaan Sampah Terpadu Skala Kawasan

Evelyn Ridhayanti • Senin, 20 April 2026 | 14:15 WIB
TABUH GONG: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menabuh gong tanda dimulainya Program Pengelolaan Sampah Terpadu Skala Kawasan dalam Peringatan HPSN Kota Probolinggo Tahun 2026.
TABUH GONG: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menabuh gong tanda dimulainya Program Pengelolaan Sampah Terpadu Skala Kawasan dalam Peringatan HPSN Kota Probolinggo Tahun 2026.

 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sukses menggelar Peringatan Hari Perduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026.

Jumat (17/4), kegiatan ini digelar di Taman Pemrosesan Akhir (TPA) Bestari Kota Probolinggo, Jalan Anggrek, Kota Probolinggo.

Kegiatan ini mengusung tema “Mari Bersama Kelola Sampah dari Kawasan Menuju Probolinggo Kota BERSOLEK dan Aman Sehat Resik Indah (ASRI).

Peringatan HPSN ini menjadi momentum pengingat sekaligus ajakan untuk bergerak bersama secara kolektif dalam menjaga lingkungan.

Karena sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Tetapi sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat untuk hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Peringatan HPSN di Kota Probolinggo Tahun 2026, berbagai kegiatan mengusung prinsip Less Waste Event. Fokus utamanya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari sumbernya melalui pemberdayaan bank sampah, serta pengelolaan sampah berbasis Kawasan di RT/RW. Sehingga, meminimalkan timbunan sampah yang dibuang ke TPA.

Sebagai aksi nyata, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin melakukan penandatanganan “Komitmen Bersama Pengelolaan Sampah Terpadu Skala Kawasan” bersama para camat, lurah, dan ketua RW sebagai pilot project program ini.

PILOT PROJECT: Usai penandatanganan komitmen Pengelolaan Sampah Terpadu Skala Kawasan, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota, Forkopimda, Pj. Sekda,  Ketua TP PKK, Kepala DLH, dan para camat.
PILOT PROJECT: Usai penandatanganan komitmen Pengelolaan Sampah Terpadu Skala Kawasan, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota, Forkopimda, Pj. Sekda, Ketua TP PKK, Kepala DLH, dan para camat.

 

Dalam kesempatan ini, juga diserahkan beragam bantuan kepada sejumlah organisasi dan kelompok masyarakat. Berupa pupuk kompos, tempat sampah pemilahan, dan paket komposter aerob.

Serta, bantuan CSR dari PT Eratex Djaja kepada komunitas Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formalis) berupa 20 kaus dan 18 alat keselamatan.

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, dampak pencemaran mikroplastik dan menurunnya kualitas air yang kini terjadi sangat berpengaruh pada kesehatan masyarakat.

“Ada peningkatan lebih dari 200 persen kasus gagal ginjal. Sekarang penyakit gagal ginjal bukan saja terjadi terhadap orang dewasa, tapi sudah bergeser pada usia remaja, bahkan pada anak-anak. Tentu ini dampak mengonsumsi air maupun makanan yang tidak sehat,” ujarnya.

Melalui Program Indonesia Asri, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat terus berinovasi dalam pengelolaan sampah dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.Jadikan motivasi untuk terus menjaga keasrian lingkungan,” tegasnya.

Kepala DLH Kota Probolinggo Retno Wandansari mengatakan, selain untuk memperkuat komitmen dan partisipasi pentahelik, melalui penerapan Program Pengelolaan Sampah Skala Kawasan di semua RW di Kota Probolinggo, berbagai upaya dilakukan demi memperkuat komitmen pemilahan sampah dari sumbernya. Sekaligus menumbuhkan bank sampah baru dan lembaga pengelolaan lingkungan di skala kawasan.

PILOT PROJECT: Usai penandatanganan komitmen Pengelolaan Sampah Terpadu Skala Kawasan, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota, Forkopimda, Ketua TP PKK, Kepala DLH, dan para camat.
PILOT PROJECT: Usai penandatanganan komitmen Pengelolaan Sampah Terpadu Skala Kawasan, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota, Forkopimda, Ketua TP PKK, Kepala DLH, dan para camat.

 

Berkat kuatnya komitmen, sinergi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Kota Probolinggo berhasil meraih predikat Kota Sehat dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dari Kemenkes RI. Juga kembali menerima Penghargaan Adipura Kategori Menuju Kabupaten/Kota Bersih.

Karena itu, tidak cukup mengejar tampilan fisik kota yang bersih, tapi juga komitmen, sinergi, dan kolaborasi semua elemen masyarakat Kota Probolinggo yang lebih kuat lagi.

Tujuannya, untuk mendorong sistem pengelolaan lingkungan yang terintegrasi, berbasis data, perencanaan, dan partisipasi masyarakat secara berkesinambungan. (el/adv)

Editor : Fahreza Nuraga
#peringatan hari peduli sampah #hpsn #pemkot #probolingga #dlh