PROBOLINGGO, Radar Bromo-Sebanyak 58 calon peserta Duta Wisata Kang dan Yuk Kota Probolinggo 2026 mengikuti technical meeting (TM), Minggu (19/4).
Acara yang digelar di Aula Kantor Dispopar Kota Probolinggo, itu menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi. Sekaligus membekali peserta, sebelum memasuki tahapan seleksi berikutnya.
Kabid Pemasaran Pariwisata Dispopar Kota Probolinggo, Yuli Budiastuti menyampaikan, puluhan peserta tersebut terdiri dari 40 peserta perempuan dan 18 peserta laki-laki.
Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum. “Dari seluruh peserta ini, nantinya akan kami seleksi menjadi 10 besar Kang dan Yuk,” ujar Yuli.
Menurutnya, TM ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh, terkait alur dan mekanisme seleksi yang akan dihadapi para peserta.
Tahapan seleksi Kang dan Yuk meliputi tes wawasan, wawancara, serta unjuk bakat. Seleksi itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (2/5) dan Minggu (3/5) mendatang.
“Hasil seleksi akan diumumkan pada Senin (4/5). Setelah itu, peserta yang lolos 10 besar akan mengikuti technical meeting lanjutan pada Selasa (5/5). Kemudian masuk ke tahapan pra karantina, karantina, hingga Grand Final,” jelasnya.
Dalam TM pertama itu, panitia juga membuka sesi diskusi dan berbagi pengalaman bersama paguyuban Kang dan Yuk Kota Probolinggo.
Para peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait pengalaman seleksi, strategi menghadapi tahapan, hingga tips tampil maksimal.
“Melalui forum ini, kami ingin seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama. Teman-teman dari paguyuban juga berbagi pengalaman karena mereka telah melalui proses ini sebelumnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Yuli menegaskan bahwa proses seleksi tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan intelektual dan bakat semata. Sikap, etika, kedisiplinan, serta kepribadian juga menjadi aspek penting dalam penilaian.
Ia berharap, para peserta mampu menjadi representasi generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian dan kemampuan dalam mempromosikan potensi pariwisata Kota Probolinggo secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.
“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Bangun komunikasi yang baik, dan manfaatkan kesempatan ini sebagai ruang untuk belajar, berkembang, serta memperluas jejaring,” tegasnya.
Salah satu peserta, Anisa, 16, mengaku antusias mengikuti ajang tersebut. Ini merupakan kali pertama dirinya berpartisipasi sebagai calon Duta Wisata.
Anisa telah mempersiapkan diri sejak dua bulan terakhir untuk mengikuti ajang tersebut. Termasuk, melatih kemampuan public speaking dan bakat yang akan ditampilkan.
“Saya ingin ikut berkontribusi mempromosikan Kota Probolinggo sekaligus mengasah kemampuan diri. Untuk tes bakat, saya berencana menampilkan tarian tradisional,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan peserta lainnya, Devian Indah Zahratus Sita, 18. Ia menilai ajang Kang dan Yuk sebagai wadah yang tepat untuk mengenalkan kekayaan budaya dan destinasi wisata daerah.
“Ajang ini sangat menarik karena kita bisa belajar banyak tentang pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya juga harus mempersiapkan diri lebih matang, karena waktu menuju seleksi cukup singkat,” tuturnya. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi