Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rem Ngeblong, Truk Trailer Tabrak 5 Kendaraan yang Berhenti di Perlintasan Malasan Wetan Probolinggo, 4 Sekeluarga Tewas

Inneke Agustin • Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB
RINGSEK: Kondisi mobil sedan Toyota Limo Vios ringsek tak berbentuk usai diseruduk truk trailer yang ngeblong di perlintasan KA Malasan Wetan, Probolinggo, Sabtu malam (18/4).
RINGSEK: Kondisi mobil sedan Toyota Limo Vios ringsek tak berbentuk usai diseruduk truk trailer yang ngeblong di perlintasan KA Malasan Wetan, Probolinggo, Sabtu malam (18/4).

 

TEGALSIWALAN, Radar Bromo- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Lumajang, masuk Desa Malasan Wetan, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4) malam.

Sebuah truk trailer menabrak lima kendaraan sekaligus. Akibatnya sungguh menyayat. Empat orang sekeluarga tewas seketika.

Empat korban meninggal seluruhnya warga Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Saat kecelakaan terjadi, mereka sekeluarga naik mobil sedan Toyota Limo Vios Nopol AG 1644 EG.

Sedan disopiri Sutrisno, 60. Sementara tiga penumpangnya yaitu istrinya T. Sri Budiyatni, 60; anaknya Devica Friskiara, 29; dan cucunya Giovano Malik Ibrahim, 3.

Saat itu, Sri duduk di kursi depan, di samping suaminya Sutrisno. Sedangkan Devica dan Giovano duduk di kursi belakang.

Baca Juga: Rem Blong, Truk Muat Karton Bekas Nyemplung ke Jurang di Tutur Pasuruan, Begini Kondisi Sopir dan Penumpangnya

Kecelakaan diduga terjadi karena truk trailer Nissan bernopol B 9625 UEJ mengalami rem blong.

Sehingga menabrak lima kendaraan di depannya yang saat itu sedang berhenti menunggu kereta lewat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda Aditya Wikrama menyampaikan, kecelakaan maut ini bermula saat kelima kendaraan tengah berhenti di JPL 32-Malasan Wetan. Pintu JPL ditutup sebab ada kereta api hendak melintas.

Empat kendaraan itu antara lain, pikap Daihatsu Granmax Nopol P 8361 GL disopiri Muhammad Iswanto, 33, warga Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Jember.

Pikap Nopol N 8387 YH dikemudiakan Agus Heri Wibowo, 50, warga Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.

Lalu minibus Toyota Hiace Nopol P 7022 QB yang disopiri Abdul Ghopar Jaelani, 44, warga Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Truck tractor Head Hino Nopol T 9698 TA dikemudikan Joko Trimono, 41, warga Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Dan Toyota Limo Vios Nopol AG 1644 EG disopiri Sutrisno, 60.

Bersamaan dengan itu, sebuah truk trailer Nissan Nopol B 9625 UEJ melaju dari selatan ke utara.

Trailer bermuatan triplek itu disopiri Cecep Adi Sucipto, 46, warga Desa Kepuharaum, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto.

“Sesampainya di TKP, trailer diduga mengalami kendala pada fungsi pengereman. Lalu menabrak sejumlah kendaraan yang tengah berhenti di depannya,” katanya.

Pertama trailer menabrak sedan Toyota Limo Vios. Begitu ditabrak, sedan terdorong hebat ke arah barat atau ke tepi jalan. Bodi mobil ringsek tak berbentuk. Menyebabkan keempat korban terhimpit di dalamnya dan langsung meninggal di lokasi kejadian.

Trailer lantas menabrak pikap Daihatsu Granmax bermuatan sayur yang saat itu posisinya bersebelahan dengan sedan Toyota Limo Vios.

Begitu ditabrak trailer, pikap terdorong ke kanan dan menabrak barrier beton di tengah jalan. Akibatnya, pikap ringsek parah terutama di bagian depan.

“Sopir Toyota Limo Vios bersama tiga orang penumpangnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan sopir pikap Granmax, Muhammad Iswanto, mengalami luka dan dirawat di RSU Wonolangan,” terang Adit.

Tidak berhenti. Trailer kemudian menabrak pikap Nopol N 8387 YH bermuatan sayur. Pikap terdorong ke kiri dan menabrak toko ‘Mama Kikin’ milik warga setempat yang ada di pinggir jalan.

Kemudian, trailer menabrak minibus Toyota Hiace. Dan terakhir menabrak truck tractor head Hino.

Juharno, 67, warga sekitar TKP mengatakan, kecelakaan itu menimbulkan suara benturan keras.

Saat itu, Juharno berjaga di toko kelontong miliknya. Tiba-tiba ia melihat sebuah trailer melaju tanpa henti dan seketika terdengar suara benturan keras.

“Trailer sempat menabrak pembatas beton di tengah jalan. Jadi buang setir ke kanan, tapi kemudian berbalik ke kiri hingga menabrak kendaraan lain yang ada di depannya,” ungkapnya.

Saat itu, menurutnya, semua kendaraan tengah berhenti karena pintu JPL 32 ditutup. Akan ada kereta api melintas. Nahas, kendaraan-kendaraan itu malah disasak dari belakang oleh truk trailer.

 “Sopir trailernya tidak apa-apa, bahkan diamankan di depan toko saya. Saya sempat bertanya kenapa kok menabrak, katanya remnya blong. Dia sudah ngerem dari atas tapi tidak bisa. Sementara jalanan di TKP memang turunan,” terangnya.

Berdasarkan pengakuan sopir juga menurut Juharno, trailer itu berangkat dari dari daerah Semeru, Kabupaten Lumajang. Hendak mengirim triplek ke Surabaya (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#perlintasan ka #truk #probolingga #kecelakaan maut #rem blong