WONOMERTO, Radar Bromo - Kerusakan infrastruktur air bersih terjadi di wilayah atas Kabupaten Probolinggo. Pipa milik Perumdam Tirta Argapura yang bersumber dari Mata Air Umbulan, Kecamatan Sukapura dilaporkan rusak setelah diterjang longsor. Hingga Rabu (15/4), proses perbaikan masih terus dilakukan.
Staf Ahli Teknik Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo, Hari Supriyanto menjelaskan bahwa kerusakan tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan Sukapura pada Minggu (12/4).
Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tebing di sekitar jalur pipa mengalami longsor, hingga akhirnya menghantam jaringan distribusi air.
“Akibat longsor itu, pipa PVC berukuran 6 dim dan 4 dim mengalami kerusakan,” ujarnya.
Saat ini, pihak Perumdam tengah berpacu dengan waktu untuk memperbaiki jaringan yang terdampak. Perbaikan dilakukan agar distribusi air bersih kepada pelanggan dapat segera kembali normal. “Kami upayakan perbaikan selesai hari ini (Rabu, red),” tambahnya.
Dampak dari kerusakan tersebut cukup luas. Sekitar 1.500 sambungan rumah pelanggan di sejumlah wilayah mengalami gangguan pasokan air bersih. Wilayah yang terdampak meliputi Patalan, Boto, Lumbang, hingga Wonomerto.
Untuk mengantisipasi krisis air bersih yang dirasakan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun tangan dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah titik terdampak.
Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo, Agus Salim mengatakan bahwa pendistribusian air bersih telah dilakukan pada Rabu (15/4) di dua lokasi, yakni Kantor Kecamatan Wonomerto dan SMP Negeri 3 Wonomerto.
“Setiap titik kami suplai 6 ribu liter air bersih. Jadi total yang kami salurkan mencapai 12 ribu liter pada Rabu (15/4),” jelasnya.
Distribusi air bersih ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sementara warga hingga proses perbaikan pipa rampung dan aliran air kembali normal. (gus/fun)
Editor : Abdul Wahid