Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pipa SPAM Tancak Bocor, Ratusan Warga Tiris-Probolinggo Kesulitan Air Bersih

Inneke Agustin • Minggu, 12 April 2026 | 11:06 WIB

 

PENDISTRIBUSIAN: BPBD Kabupaten Probolinggo mendistribusikan air bersih ke Desa Sawahan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (11/4). (BPBD KABUPATEN PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
PENDISTRIBUSIAN: BPBD Kabupaten Probolinggo mendistribusikan air bersih ke Desa Sawahan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (11/4). (BPBD KABUPATEN PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

 
TIRIS,
 Radar Bromo- Perbaikan kebocoran pipa gravitasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tancak di Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, masih terus berlangsung. Dampaknya, pasokan air bersih ke sejumlah wilayah terganggu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, pun turun tangan. Menistribusian air bersih kepada warga terdampak. Sabtu (11/4), BPBD menyalurkan air bersih ke dua desa. Yakni, Desa Sawahan dan Desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris. Masing-masing titik kami distribusi satu tangki air bersih berkapasitas 6000 liter,ujar Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo, Agus Salim.

Dalam proses pendistribusian air bersih, Agus mengatakan, petugas harus kembali dua kali. Melakukan pengisian ulang air bersih dari kantor Desa Maron Wetan. Setelah tanki penuh, petugas lantas kembali mendistribusikannya ke lokasi kedua, Desa Tegalwatu.

Satu tangki untuk satu titik. Jadi, jadi kami harus dua kali pengambilan. Setelah air habis, kami isi ulang di kantor Desa Maron Wetan. Baru kemudian kembali lagi ke lokasi kedua untuk menyalurkannya,jelasnya.

Akibat putusnya pipa SPAM, ratusan warga di dua desa terdampak kesulitan mendapatkan air bersih. Di Desa Sawahan, ada 48 kepala keluarga atau 197 jiwa terdampak. Sementara, di Desa Tegal Watu mencapai 95 kepala keluarga atau sekitar 390 jiwa.

“Selama proses distribusi berlangsung, warga antre secara tertib untuk mendapatkan air bersih. Mereka membawa berbagai wadah penampungan, seperti galon, ember, jeriken, hingga tempat penampungan air lainnya,” katanya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#Pipa #spam #kebocoran #tiris #probolinggo