Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Baru Dua Minggu Jadi Ojek Online, Disabet Celurit Begal di Jalan Cokroaminoto Probolinggo, Motor Vario Amblas

Inneke Agustin • Sabtu, 11 April 2026 | 17:57 WIB

 

Rekaman CCTV pelaku saat beraksi. Inset, korban, Abdul Aziz, 26 warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo saat melakukan visum di RSUD dr. Mohammad Saleh, Sabtu (11/4) siang
Rekaman CCTV pelaku saat beraksi. Inset, korban, Abdul Aziz, 26 warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo saat melakukan visum di RSUD dr. Mohammad Saleh, Sabtu (11/4) siang

 

PROBOLINGGO, Radar Bromo– Nahas dialami pejuang cuan bernama Abdul Aziz, 26. Driver ojek online (ojol) asal Kelurahan Sukabumi, Mayangan, Kota Probolinggo itu dibegal, Sabtu (11/4) pagi di Jalan HOS Cokroaminoto.

Suryadin, 50, mertua korban menyampaikan, menantunya tersebut baru dua minggu menjadi ojol.

Sekitar pukul 04.45, korban baru selesai mengantarkan seorang penumpang.

“Baru antar penumpang perempuan dari kantor Kelurahan Mayangan menuju Jalan Cokroaminoto,” ujarnya.

Setelah menurunkan penumpang, korban masih sempat berhenti di depan sebuah konter handphone.

Tiba-tiba dari arah utara datang dua orang lelaki tak dikenal. Mereka berboncengan mengendarai motor Honda Vario merah hitam.

“Tanpa basa basi, menantu saya langsung disabet pakai celurit oleh yang bonceng. Menantu saya sempat menangkis dengan tangan kirinya. Untung dia pakai jaket, jadi tangannya tidak sampai luka parah,” terangnya.

Pelaku lantas meminta korban menyerahkan kontak motor, jaket yang dipakai, dan tas yang ia bawa.

“Karena kondisi saat itu sepi, menantu saya juga sendirian akhirnya diserahkan. Di tasnya ada uang sebesar Rp 75 ribu,” kata Suryadin.

Korban sendiri mengaku tak mengenali wajah pelaku. Sebab, keduanya menggunakan masker dan helm.

Setelah mendapatkan apa yang diincar, kedua pelaku langsung tancap gas ke arah selatan.

Atas kejadian ini, korban menderita kerugian hingga Rp 25,5 juta. Korban berharap pihak kepolisian dapat menemukan motor dan pelaku dalam kejadian ini.

“Sebab itu motor untuk kerja. Kalau tidak ada itu ya saya tidak bisa bekerja. Ada motor satu lagi, tapi kurang bagus kalau dipakai untuk ngojek,” ungkapnya.

Laporan korban langsung diterima Sat Reskrim Polres Probolinggo Kota. Saat ini petugas sedang menyelidiki kasus itu.

“Laporan sudah kami terima. Ini kami masih meminta keterangan dari korban. Masih proses penyelidikan,” pungkas Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Zaenal Arifin. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Dibegal #cokroaminoto #vario #ojek online #probolinggo