PROBOLINGGO, Radar Bromo -Pencurian tutup bak kontrol gorong-gorong kembali terjadi di Kota Probolinggo. Kali ini, tiga penutup besi di ruas Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kanigaran, dilaporkan hilang Kamis (9/4).
Kepala Dinas PUPR PKP Kota Probolinggo Setyorini Sayekti membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah mengecek ke lokasi dan berencana segera melaporkan kasus ini ke kepolisian.
“Memang benar ada tiga tutup bak kontrol yang hilang. Kami sudah cek ke lapangan dan akan segera melaporkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.
Setyorini menjelaskan, proses penelusuran pelaku terkendala karena tidak adanya kamera pengawas (CCTV) yang mengarah langsung ke lokasi kejadian.
Namun dari hasil pengecekan di lapangan, kuat dugaan tutup besi tersebut dicuri dengan cara dicongkel menggunakan alat seperti linggis.
“Dari kondisi di lapangan, sepertinya dicongkel. Kemungkinan menggunakan alat semacam linggis,” imbuhnya.
Pantauan di lokasi, lubang bekas tutup bak kontrol menganga dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Warga sekitar kemudian berinisiatif menutup sementara lubang tersebut menggunakan bongkahan paving dan potongan kayu untuk mencegah kecelakaan.
Meski demikian, upaya pengamanan dinilai terbatas. Sebab, tutup bak kontrol memang tidak dibuat permanen karena harus bisa dibuka saat perawatan saluran drainase dilakukan.
“Memang tidak dibuat permanen, karena fungsinya untuk perawatan. Sebenarnya sudah sesuai standar dan cukup kuat, tapi tetap bisa dicongkel jika menggunakan alat,” jelas Setyorini.
Kasus ini bukan yang pertama terjadi. Sebelumnya pada Jumat (13/3), delapan tutup bak kontrol juga hilang di beberapa titik.
Masing-masing tiga di Jalan Soekarno Hatta dan lima di Jalan Panglima Sudirman.
Dengan kejadian yang berulang, Dinas PUPR PKP menduga pelaku merupakan orang yang sama.
“Kami memperkirakan pelakunya satu orang. Tentu ini akan kami tindak lanjuti dan laporkan ke kepolisian,” tegasnya.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas umum.
Selain merugikan daerah, aksi pencurian tersebut juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi