Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Masuk Dapur Warga Kedopok-Probolinggo, Kobra Sembur Anggota Damkar, Akibatnya

Inneke Agustin • Jumat, 10 April 2026 | 12:35 WIB

 

BERACUN: Anggota Damkar Satpol PP Kota Probolinggo mengevakuasi seekor ular kobra di dapur Fitri, warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kota Probolinggo, Rabu (8/4) malam. (DAMKAR SATPOL PP KOTA PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)
BERACUN: Anggota Damkar Satpol PP Kota Probolinggo mengevakuasi seekor ular kobra di dapur Fitri, warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kota Probolinggo, Rabu (8/4) malam. (DAMKAR SATPOL PP KOTA PROBOLINGGO FOR JAWA POS RADAR BROMO)

KEDOPOK, Radar Bromo - Seekor ular kobra menggegerkan warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Rabu (8/4) malam, reptil berbisa itu masuk ke dapur rumah Fitri, 35. Khawatir membahayakan, pemilik rumah segera meminta bantuan Damkar Satpol PP Kota Probolinggo.

Petugas Tindak Internal (PTI) Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Nurul Purwantoro mengatakan, laporan diterima melalui call center sekitar pukul 22.10.

Tim langsung bergerak menuju lokasi membawa alat pelindung diri serta peralatan evakuasi. 

“Kami langsung berangkat ke lokasi dengan membawa APD dan alat penjepit untuk penanganan ular,” ujarnya.

Keberadaan ular ini diketahui bermula ketika pemilik rumah mendengar sejumlah barang di dapur tiba-tiba berjatuhan.

Saat dicek, ternyata terdapat seekor ular yang bersembunyi di bawah meja dapur. Diduga ular tersebut berasal dari saluran drainase di sekitar rumah.

Nurul menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik rumah, ular sempat menunjukkan perilaku khas dengan berdiri, sehingga pemilik mengenalinya sebagai jenis kobra.

“Karena sempat berdiri, pemilik langsung yakin itu ular kobra. Khawatir dipatok, akhirnya memilih melapor ke kami,” jelas Nurul.

Dalam proses evakuasi, petugas harus terlebih dahulu menggeser meja dapur untuk menjangkau posisi ular. Setelah area terbuka, ular dengan panjang sekitar 1,5 meter itu berhasil ditangkap.

Namun proses penangkapan tidak berjalan mudah. Ular sempat memberikan perlawanan dengan menyemburkan bisa ke arah petugas.

“Memang ular jenis ini memiliki mekanisme pertahanan dengan menyemburkan bisa. Tapi kami sudah terlatih dan mengantisipasi hal tersebut, sehingga penanganan tetap berjalan aman,” katanya.

Proses evakuasi berlangsung cepat, sekitar 20 menit dan selesai pada pukul 22.30. Setelah berhasil diamankan, mulut ular dilakban untuk mencegah serangan lanjutan. Sekitar 10 menit kemudian, kondisi di lokasi dinyatakan kembali aman dan terkendali.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Baik petugas maupun pemilik rumah dalam kondisi aman. Ular langsung kami evakuasi ke mako,” ujarnya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#rumah #satpol pp #damkar #Kota Probolinggo #ular cobra