Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dishub Kota Probolinggo Pecah Lampu PJU Hasil Proyek Preservasi Jadi Banyak Panel, Begini Alasannya

Inneke Agustin • Jumat, 10 April 2026 | 12:20 WIB
DIKEBUT: Petugas Dishub Kota Probolinggo saat melakukan penarikan kabel untuk menyalakan lampu PJU di Jalan Soekarno Hatta, Selasa (7/4). (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)
DIKEBUT: Petugas Dishub Kota Probolinggo saat melakukan penarikan kabel untuk menyalakan lampu PJU di Jalan Soekarno Hatta, Selasa (7/4). (INNEKE AGUSTIN/JAWA POS RADAR BROMO)

MAYANGAN, Radar Bromo - Pascarampungnya proyek preservasi Jalan Soekarno Hatta-Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo, Jalan Soekarno Hatta, sudah tampak terang.

Lampu-lampu penerangan jalan umum (PJU) menyala menyambut Lebaran 1447 Hijriah. Namun untuk ruas Jalan Panglima Sudirman, masih padam.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo terus mempercepat penyalaan lampu PJU tersebut.

Upaya percepatan dilakukan guna menunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Selasa (7/4) malam, satu unit mobil skywalker milik Dishub terlihat beroperasi di Jalan Soekarno Hatta.

Petugas melakukan penarikan kabel dan pembagian panel boks untuk puluhan lampu PJU di Jalan Soekarno-Hatta.

Plt Kepala Dishub Kota Probolinggo Pudi Adji Tjahjo Wahono mengatakan, sejumlah 25 lampu di ruas Jalan Soekarno-Hatta, sudah menyala sebelum Lebaran.

Namun jaringannya masih menjadi satu. Selasa (7/4), puluhan lampu itu dibagi menjadi beberapa segmen.

“Setiap lima lampu ada satu boks panel. Ini untuk mempermudah kami dalam pengecekan bila mana terjadi trouble,” katanya.

Pudi juga mengaku tengah mengejar penyelesaian pekerjaan tersebut. Namun dalam sepekan terakhir, proses sempat terkendala akibat kerusakan pada sistem hidrolis kendaraan skywalker.

“Ada kendala pada kendaraan kami, sehingga membutuhkan waktu untuk perbaikan. Sekarang sudah selesai dan pekerjaan kembali kami lanjutkan,” ujarnya.

Menurut Pudi, pengerjaan penyalaan PJU sengaja dilakukan pada malam hari. Hal ini karena pada siang hari, petugas Dishub juga harus menangani perbaikan PJU dan sarana prasarana lain yang mengalami gangguan di berbagai titik di Kota Probolinggo.

“Siang hari kami fokus pada pemeliharaan dan perbaikan di titik lain. Jadi untuk proyek penyalaan lampu di ruas ini, kami kebut pada malam hari,” jelasnya.

Dari total 56 titik PJU yang direncanakan di dua ruas jalan tersebut, hingga Selasa (7/4) malam, 25 titik telah berhasil diselesaikan dan menyala. Sementara sisanya ditargetkan dapat rampung dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.

Meski demikian, Pudi mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan. Di antaranya, keberadaan pepohonan yang terkadang menyulitkan proses penarikan kabel, serta faktor cuaca yang kerap menghambat pekerjaan.

“Kendala kami selain kendaraan, juga adanya pohon yang membuat penarikan kabel lebih sulit. Selain itu, kalau hujan turun, pekerjaan terpaksa kami hentikan sementara,” jelasnya. (gus/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#preservasi jalan #proyek #pju #panglima sudirman #soekarno hatta