LUMBANG, Radar Bromo- Nasib memprihatinkan dialami seorang warga lanjut usia, Bambang, 60. Warga Dusun Sekar Putih, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, itu ditemukan terpasung di ladang tak jauh dari keluarganya.
Kondisinya mendapat perhatian luas hingga membuat anggota Polres Lamongan, Ipda Purnomo turun tangan. Sabtu (28/3), pria yang dikenal dengan sebutan “Polisi Baik”, itu turut mengevakuasi Bambang.
Pj Kepala Desa Boto Saiful mengatakan, Bambang sebelumnya merupakan warga Desa Bades, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Sekitar 10 tahun lalu, pindah ke Desa Boto. Mengikuti orang tuanya.
“Selama di sini (Boto), yang bersangkutan diduga mengalami gangguan kejiwaan. Kerap meresahkan warga. Akhirnya, pihak keluarga mengambil langkah, memasungnya di sebuah ladang,” ujarnya.
Lokasi pemasungan berjarak sekitar 50 meter di belakang rumah orang tua Bambang. Ia dipasung dengan cara kakinya dirantai. Diikat pada sebuah ban yang dicor di ladang. Meski dalam kondisi terbatas, kebutuhan makan sehari-hari tetap dipenuhi oleh keluarganya.
“Setiap hari diberi makan tiga kali. Kalau lapar, biasanya teriak dari ladang, lalu keluarganya mengantarkan makanan,” jelasnya.
Selama dipasung, Bambang kerap menggali tanah di sekitarnya. Tanah yang terus dikeruk membentuk kubangan besar. Lebarnya mencapai sekitar 4 meter dengan kedalaman sekitar 2 meter. Ia berada di tengah kubangan itu dan tetap terikat.
Kondisi ini baru terungkap sekitar sepekan sebelum evakuasi. Salah satu warga melaporkan kepada Ipda Purnomo melalui media sosial. Laporan langsung direspons. Pendiri Yayasan Berkas Bersinar Abadi itu turun langsung ke lokasi.
Saiful mengatakan, sebelumnya pemerintah desa bersama Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo telah berupaya membujuk keluarga Bambang, agar yang bersangkutan mendapatkan perawatan medis. Namun pihak keluarga tidak memberikan persetujuan.
“Setelah Pak Purnomo datang dan kami kembali memberikan pemahaman, akhirnya keluarga bersedia untuk membawa yang bersangkutan berobat,” jelasnya.
Bambang sudah dibebaskan. Ia dikirim ke Rumah Sakit Jiwa dr. Radjiman Wedyodiningrat Lawang, untuk menjalani perawatan. “Setelah kondisinya stabil, rencananya akan dipindahkan ke UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Bangil,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto.
Bila kondisinya telah pulih, kata Rachmad, Bambang akan dikembalikan kepada pihak keluarga. Jika pihak keluarga belum bersedia merawatnya, Dinsos akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
“Kami juga terus melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada keluarga agar ke depan yang bersangkutan bisa mendapatkan perawatan yang lebih layak,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga