DI tahun pertama kepempimpinan pasangan Wali Kota dr. H. Aminuddin, Sp.OG (K)., M.Kes.— dan Wawali Hj. Ina Dwi Lestari, merealisasikan sejumlah program Pembangunan Menuju Probolinggo Bersolek.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP), pemkot sukses merevitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo dengan wajah baru dan menjadi ikon yang dibanggakan masyarakat.
Selain itu, preservasi sepanjang Jalan Soekarno Hatta (Soetta) dan Panglima Sudirman (Pangsud) pun menjadikan bukti Kota Probolinggo Bersolek.
Ditambah Pembangunan septic tank individu Menuju Probolinggo Bersolek dengan Sanitasi Aman.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak demi suksesnya program Probolinggo Bersolek.
Pembangunan septic tank kedap ini juga penting untuk mencegah pencemaran air tanah. Dengan harapan, menciptakan permukiman yang bersih, sehat, dan aman dari pencemaran limbah domestik dapat terwujud.
”Kami membangun infrastruktur Kota Probolinggo, sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang sehat melalui penyediaan sarana sanitasi aman,” terangnya.
Kepala Dinas PUPR-PKP Setiorini Sayekti mengatakan, pembangunan infrastruktur kota yang direaliasikan tahun 2025, tidak hanya fasilitas umum.
Tetapi, pembangunan septic tank individu Menuju Probolinggo Bersolek dengan Sanitasi Aman menjadi komitmen.
”Di tahun 2025, sudah direalisasikan pembangunan 344 jamban atau septic tank individu yang tersebar di 10 kelurahan Kota Prbolinggo,” ungkapnya.
Rini menambahkan, selain itu pihaknya juga merealisasikan pembangunan sambungan rumah (SR) air bersih pada ratusan rumah warga.
Dengan begitu, masyarakat Kota Probolinggo dipastikan menikmati dan mengonsumsi air bersih.
”Kami meningkatkan akses jamban aman bagi warga dengan septic tank kedap dan sumur resapan. Sehingga tidak mencemari air tanah. Selain itu, telah dibangun sambungan rumah air bersih di 118 rumah warga,” ungkapnya. (mas/fun/*)
Editor : Abdul Wahid