Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ada Isu Macan Kumbang Serang Warga Tiris Probolinggo, Ternyata Hoax, yang Posting Diminta Begini

Achmad Arianto • Senin, 30 Maret 2026 | 08:57 WIB
BIKIN GEMPAR : Petugas Polsek Tiris mendatangi lokasi dimana korban diduga diserang binatang buas yang ternyata kabar hanya hoax. Insert, Unggahan tentang macan kumbang di social media. (Istimewa)
BIKIN GEMPAR : Petugas Polsek Tiris mendatangi lokasi dimana korban diduga diserang binatang buas yang ternyata kabar hanya hoax. Insert, Unggahan tentang macan kumbang di sosial media. (Istimewa)

TIRIS, Radar Bromo - Warga Desa Tlogoargo, Kecamatan Tiris dikabarkan menjadi korban serangan macan kumbang atau binatang buas saat melintasi jalan kebun kopi desa setempat.

Kabar tersebut kemudian viral dan membuat warga sekitar menjadi gaduh. Setelah ditelusuri kebenarannya, rupanya kabar tersebut hoax.

Isu ini bermula saat JL, 45, dan NA, 39, pasangan suami istri asal Desa Tlogoargo, Kecamatan Tiris, pada Jumat (27/3) sekitar pukul 20.00 pulang dari tilik bayi.

Keduanya menggunakan motor melintasi jalan setapak melewati sebuah kebun kopi yang kondisinya remang-remang.

NA kemudian merasa bagian perutnya ada yang memegang seperti seekor macan kumbang atau binatang buas lainnya.

Hingga akhirnya pakaian yang digunakannya saat itu sobek seperti terkena cakaran binatang tersebut. Panik kemudian tancap gas meninggalkan lokasi.

Setelah sampai di rumah, ia menceritakan kejadian yang dialaminya. Salah seorang warga kemudian memvideo keterangan singkat korban atas peristiwa yang dialami. Lantas kemudian diunggah di salah satu akun sosial media.

Kabar tersebut menjadi viral. Kejadian tersebut juga menyebar cepat jagat sosial media. Akhirnya warga Kecamatan Tiris, khususnya Desa Tlogoargo gaduh sehingga mempertanyakan kebenarannya.

“Kabar adanya binatang buas menyerang warga menjadi atensi. Petugas langsung menghimpun informasi dari korban maupun pemilik akun TikTok yang pertama kali mengunggah,” kata Kapolsek Tiris Iptu Syamsul Arifin Minggu (29/3).

Petugas Polsek Tiris kemudian mendatangi korban dan menanyakan dengan detail peristiwa yang dialaminya.

Petugas juga melihat langsung baju yang diduga terkena cakaran binatang buas tersebut. Rupanya saat dicek, tidak ada bekas cakaran.

Namun baju yang robek tersebut diduga karena terlilit rantai atau gir motornya. Petugas juga menanyakan pada korban apakah ada luka cakar di badan. Hasilnya dipastikan, tidak ada bekas luka apapun.

“Korban saat kejadian memakai pakaian muslim warna hitam. Saat dicek terdapat bekas rantai atau gir motor,” bebernya.

Petugas juga mendatangi AD, 28, warga Desa/Kecamatan Tiris yang mengunggah kabar serangan binatang buas tersebut. Dalam akun TikTok miliknya menarasikan bahwa ada seorang warga Desa Tlogoargo yang telah dicakar yang diduga dilakukan oleh binatang buas.

Sehingga baju muslim warga tersebut mengalami robek dan akun tersebut juga memposting foto bentuk macan kumbang.

“Unggahan tersebut tidak benar atau hoax. Binatang buas yang ditampilkan juga tidak benar karena foto hasil editan,” terangnya.

Arifin menambahkan atas kabar hoax yang membuat gaduh masyarakat tersebut AD kemudian melakukan klarifikasi.

AD juga meminta maaf dan menghapus kontennya. Sebagai bentuk permintaan maaf AD juga melakukan klarifikasi dengan video. Harapannya tidak lagi meresahkan masyarakat khususnya warga Desa Tlogoargo.

“Kami harap insiden ini dapat menjadi pelajaran. Agar lebih bijak lagi dalam bermedsos. Sebelum mengunggah konten terlebih dahulu memastikan kebenarannya. Apalagi menyangkut masyarakat luas,” pungkasnya. (ar/fun)

Editor : Abdul Wahid
#disinformasi #macan kumbang #tiris