PEMERINTAH Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Kamis (26/3) siang, Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kota Probolinggo digelar di Ruang Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo.
Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur ini, sedikitnya dihadiri 200 undangan. Mulai dari unsur pemerintah, akademisi, stakeholder, swasta, hingga masyarakat.
Seperti namanya, Musrenbang ini membuka ruang antara pemangku kepentingan untuk memberikan masukan, saran, dan pertimbangan pembangunan Kota Probolinggo, kedepan.
Diketahui, bahwa RKPD merupakan penjabaran dari RPJMD yang nanti menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja (renja) bagi Perangkat Daerah (PD) dan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2027.
Seremonial Musrenbang dibuka oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG (K)., M.Kes. Hadir pula Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, S.AP., M.M.; Ketua DPRD Kota Probolinggo Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, S.E.; Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Budi Raharjo, S.E., M.Si.; dan Pj Sekda Kota Probolinggo sekaligus Kepala Bapperida Kota Probolinggo Dr. Rey Suwigtyo, S.Sos., M.Si.
Tampak pula, Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin, M.Kes.; dan Kepala BPS Kota Probolinggo, Joko Santoso, S.E., M.Si. Serta, perwakilan dari Pemkab Probolinggo dan Pemkab Lumajang, Asisten Setda dan Staf Ahli Wali Kota Probolinggo, kepala PD beserta perangkat yang menangani program di lingkungan Pemkot Probolinggo.
Ada juga direktur Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo dan direktur Perseroda Bahari Tanjung Tembaga (BTT) Kota Probolinggo.
Hadir juga para lurah se-Kota Probolinggo, ketua Forum CSR Kota Probolinggo, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat se-Kota Probolinggo, hingga ketua Forum/Kelompok Masyarakat.
Kepala Bapperida Kota Probolinggo Dr. Rey Suwigtyo memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah Kota Probolinggo. Salah satunya, peningkatan 0,53 persen pertumbuhan ekonomi dari tahun 2024 ke 2025 menjadi sebesar 5,68 persen.
Pertumbuhan ekonomi ini di atas capaian Provinsi Jawa Timur di posisi 5,33 persen, bahkan nasional yang hanya 5,11 persen. Tak hanya itu, tingkat kemiskinan menurun 0,49 dari tahun 2024 dari 6,18 ke tahun 2025 menjadi 5,69 persen. Lebih baik dari provinsi maupun nasional.
Ditemui usai Musrenbang, Wali Kota mengaku bersyukur dengan capaian 2025. “Yang kurang akan segera kami perbaiki dan capaian yang sudah bagus akan kami pertahankan. Tentu, dukungan, kolaborasi, dan ide kreatif yang solutif seluruh unsur masyarakat terus kami butuhkan dalam proses pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Staf Ahli Pemprov Jatim Budi Raharjo mengapresiasi kinerja Pemkot Probolinggo. Menurutnya, dari lima indikator, empat di antaranya di atas rata-rata.
“Ini membuktikan, bahwa program pembangunan yang dilaksanakan sudah inline dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang adil, merata, dan selaras, sehingga berkontribusi terhadap capaian pembangunan baik di tingkat propinsi maupun nasional,” ujarnya.
Ketua DPRD Kota Probolinggo Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani dalam arahannya, menyampaikan, DPRD ikut ambil bagian dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027 melalui pokok pikiran berdasarkan rekapitulasi usulan yang masuk dalam SIPD ada 165 usulan.
“Selain harus berpedoman pada RPJMD Kota Probolinggo yang baru periode 2025-2029, yang selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat maupun Provinsi Jawa Timur Tahun 2027, juga menjunjung prinsip pembangunan berkelanjutan dengan fokus pada kegiatan yang berorientasi positif dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Hasil dari pada Musrenbang ini selanjutnya dirumuskan dalam berita acara kesepakatan. Kemudian, ditandatangani oleh setiap unsur mewakili pemangku kepentingan sebagai penyempurnaan rancangan RKPD. (el/adv)
Editor : Muhammad Fahmi