PROBOLINGGO, Radar Bromo - Konsumsi air bersih masyarakat Kota Probolinggo diperkirakan meningkat 10-20 persen saat momen Lebaran. Karenanya, Perumdam Bayuangga menyiapkan sejumlah antisipasi.
Direktur Utama Perumdam Bayuangga, Indra Sovia Jalal menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah konsumsi tersebut, dipengaruhi meningkatnya aktivitas rumah tangga, kegiatan ibadah, serta tradisi kumpul-kumpul bersama keluarga selama Idul Fitri.
Indra menyebut pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dengan optimalisasi produk air, pengaturan distribusi secara merata, serta peningkatan pengawasan pada titik-titik rawan gangguan.
“Seperti wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi dan pusat kegiatan masyarakat. Ini yang menjadi prioritas pengawasan kami, guna mengantisipasi lonjakan penggunaan air,” ungkapnya.
Meski demikian, Indra menegaskan belum ada penambahan kapasitas baru.
Namun pihaknya tetap melakukan optimalisasi kapasitas yang ada, agar tetap maksimal, dalam melayani kebutuhan pelanggan selama Lebaran.
“Seluruh infrastruktur, termasuk pompa dan jaringan distribusi telah dilakukan pengecekan dan perawatan rutin. Ini untuk memastikan layanan tetap stabil dan meminimalisir potensi gangguan selama periode lebaran,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Perumdam Bayuangga juga menyiagakan tim khusus selama libur Lebaran melalui sistem jadwal piket yang telah disusun sebelumnya.
Sementara pelanggan juga dapat menyampaikan pengaduan melalui layanan resmi Perumdam Bayuangga.
“Setiap laporan akan segera kami tindaklanjuti oleh tim piket sesuai prosedur penanganan gangguan,” terang Indra.
Perumdam Bayuangga menghimbau seluruh pelanggan untuk tetap bijak menggunakan air bersih.
“Tidak berlebihan dan segera melapor bila terjadi kebocoran atau kendala lainnya,” jelasnya. (gus/one)
Editor : Jawanto Arifin