Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Titik Rawan Kejahatan dan Kecelakaan di Probolinggo selama Arus Mudik Lebaran, Jadi Atensi Polisi

Achmad Arianto • Rabu, 18 Maret 2026 | 10:36 WIB

 

View jalur pantura di kawasan PLTU Paiton saat dipotret dari kawasan perbukitan Desa Bhinor, Paiton. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
View jalur pantura di kawasan PLTU Paiton saat dipotret dari kawasan perbukitan Desa Bhinor, Paiton. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

PROBOLINGGO, Radar Bromo– Polres Probolinggo mengintensifkan patroli berkala di sejumlah titik rawan untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran arus mudik Lebaran.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengamanan yang disiapkan selama Operasi Ketupat Semeru 2026.

Patroli difokuskan pada lokasi rawan kemacetan, kecelakaan, dan kriminalitas. Baik saat terjadi lonjakan kendaraan, maupun ketika arus lalu lintas lengang.

“Petugas yang berjaga di Pos Pam, Pos Yan, dan Pos Terpadu melakukan patroli secara berkala. Khususnya saat terjadi peningkatan volume kendaraan. Begitu juga saat kondisi sedang lengang,” terang Kabag Ops Polres Probolinggo Kompol Muhammad Dugel.

Patroli secara berkala dan koordinasi dengan polsek juga dilakukan di wilayah rawan kriminalitas 4C.

Tujuannya, memastikan wilayah hukum masing-masing polsek jajaran aman dan kondusif.

“Petugas berupaya semaksimal mungkin melakukan pengamanan dan pemantauan. Namun peran masyarakat juga diperlukan untuk sama-sama saling menjaga. Khususnya di wilayah rawan kriminalitas,” tandasnya.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik di Tol Prosiwangi Diprediksi Rabu dan Kamis Ini

Sebelumnya, menurut Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, pihaknya telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk pengamanan arus mudik Lebaran.

Mulai dari memastikan kesiapan armada operasional hingga kekuatan personel di lapangan.

“Kami juga memastikan seluruh kendaraan operasional dalam kondisi prima. Kendaraan yang prima diharapkan membuat personel bergerak lebih cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Selain patroli, Polres Probolinggo menyiapkan pola pengaturan arus lalu lintas seiring dibukanya secara fungsional Tol Probolinggo–Banyuwangi (Prosiwangi).

Antisipasi difokuskan di gerbang tol Paiton, Kraksaan, Gending, dan Leces yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan.

Kabag Ops Polres Probolinggo Kompol Muhammad Dugel menambahkan, petugas juga memetakan sejumlah titik rawan.

Di antaranya, kawasan wisata Gunung Bromo, perlintasan rel kereta api Malasan, dan objek wisata Pantai Bentar yang berpotensi mengalami kemacetan.

“Titik rawan macet ini didasarkan pada beberapa faktor. Mulai dari volume kendaraan tinggi, ramai pengunjung, belum dilengkapi dengan fasilitas parkir yang luas untuk menampung kendaraan. Serta tidak ada jalur alternatif,” terangnya.

Selanjutnya, titik rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas berada di Jalan Panglima Sudirman, Kraksaan, serta simpang tiga Pasar Leces. Yaitu, di Jalan Raya Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces.

Untuk potensi kriminalitas, polisi juga memetakan wilayah rawan kejahatan 4C.

Di antaranya, pencurian dengan kekerasan (curas) rawan terjadi di Leces, Krejengan dan Tiris. Lalu pencurian dengan pemberatan (curat) rawan terjadi di Krucil, Gading, dan Kraksaan.

Kemudian pencurian hewan (curwan) wilayah yang rawan yaitu Lumbang, Tiris, dan Krucil. Serta wilayah rawan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) meliputi Kraksaan, Paiton, dan Leces.

Petakan Trouble dan Black Spot

Polres Probolinggo Kota memperketat pengamanan arus mudik Lebaran 2026 dengan memetakan titik rawan kemacetan (trouble spot), kecelakaan (black spot), hingga kriminalitas.

Petugas juga mengintensifkan patroli dan menyiagakan pos pelayanan di lokasi strategis.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran. Terutama di jalur utama dalam kota dan kawasan rawan kecelakaan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Probolinggo Kota Iptu Tohari menjelaskan, sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kemacetan antara lain Jalan dr. Soetomo, Jalan Pahlawan, dan Jalan Panglima Soedirman, khususnya di kawasan Pasar Baru hingga Gotong Royong. Kepadatan juga diprediksi terjadi di rest area exit Tol Probolinggo Barat.

Menurutnya, tingginya aktivitas pertokoan, pasar, serta keluar masuk kendaraan menjadi pemicu utama kepadatan di ruas tersebut. Meski demikian, kondisi lalu lintas hingga pertengahan Maret masih terpantau lancar.

Sementara itu, titik rawan kecelakaan berada di sepanjang jalur pantura. Mulai dari wilayah Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan hingga Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Karakter jalan yang lurus serta minim penerangan pada malam hari membuat pengendara rentan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Sebagai langkah antisipasi, polisi menyiagakan pos pelayanan di Rest Area Tongas. Juga melakukan patroli rutin di sepanjang jalur tersebut.

Kepolisian juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengamanan difokuskan di kawasan perumahan, pertokoan, perbankan, toko emas, hingga pusat aktivitas masyarakat seperti angkringan.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Zaenal Arifin menyebutkan, patroli rutin terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Pengamanan juga diperkuat di tingkat wilayah melalui patroli jajaran Polsek, termasuk di kawasan permukiman.

“Patroli dilakukan secara acak dengan melibatkan masyarakat seperti petugas siskamling dan pengurus lingkungan,” tuturnya. (ar/gus/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#kecelakaan #kejahatan #probolingga #lebaran #arus mudik #kemacetan