LECES, Radar Bromo-Aksi begal motor masih saja meneror warga Probolinggo. Kali ini perempuan muda yang bekerja di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jadi korbannya.
Senin (9/3) sekitar pukul 03.00, Nur Hasia Ramadana, 20, warga Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo jadi korban.
Nur Hasia dibegal saat ia pulang dari tempat kerjanya. Karyawati salah satu SPPG di Kabupaten Probolinggo tersebut harus kehilangan motor Honda Vario 125 miliknya.
Kepala Dusun Arisan, Kamari menyampaikan, malam itu korban melintas di Jalan Ronggojalu, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces.
Saat sampai di Jembatan Sempol, korban dicegat dua orang pria tak dikenal. Para pelaku berboncengan menggunakan satu motor.
“Mereka sudah menunggu di jembatan tersebut seolah tahu bahwa jam segitu korban biasa melintas memang,” jelas Kamari.
“Setelah korban melintas, ia dipepet dan diacungi celurit oleh pelaku yang membonceng,” imbuhnya.
Panik, korban pun terjatuh. Ia sempat lari meninggalkan motor untuk menyelamatkan diri dengan membawa kontak motornya.
“Sayangnya mungkin pelaku sudah sedia kunci T, jadi motor tetap bisa dibawa. Mereka kemudian kabur ke arah timur,” ungkap Kamari.
Atas kejadian ini, korban menderita kerugian hingga Rp 25 juta. “Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Leces,” jelas Kamari.
Kanit Reskrim Polsek Leces, Aiptu Fajar Prajawanto menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan tesebut dan masih melakukan penyelidikan saat ini.
“Kami sudah mendatangi TKP untuk menggali keterangan. Saat ini masih proses lidik,” jelas Fajar. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi