Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Beragam Komoditas Pangan Ludes Diserbu Ibu-Ibu dalam GPM

Evelyn Ridhayanti • Kamis, 12 Maret 2026 | 07:00 WIB

MURAH: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin didampingi Kepala DKPPP Kota Probolinggo Ir. Fitriawati berfoto bersama di sela-sela penijauan Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Maramis
MURAH: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin didampingi Kepala DKPPP Kota Probolinggo Ir. Fitriawati berfoto bersama di sela-sela penijauan Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Maramis

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Rabu (11/3), kegiatan yang digelar di Taman Maramis, Kota Probolinggo, ini mendapatkan sambutan positif dari warga.

Kegiatan ini digelar untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas pangan yang terjangkau bagi masyarakat. Seluruh komoditas yang dijual merupakan produk lokal hasil kerja sama Pemkot dengan produsen pangan, pelaku usaha, hingga pelaku UMKM.

Seperti namanya, GPM, seluruh komoditas yang dijual dengan harga yang begitu terjangkau. Selisih ribuan rupiah dari harga pasaran. Itulah mengapa, GPM menarik animo masyarakat, khususnya ibu-ibu, ASN, hingga perangkat daerah tampak antusias. Mereka rela mengantre dalam barisan yang sama dengan pembeli lainnya.

“GPM memang dibutuhkan oleh masyarakat. Karena memang harganya di bawah harga pasar,” ujar Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin melihat tingginya antusiasme masyarakat.

Wali Kota berharap kegiatan GPM dimanfaatkan betul oleh masyarakat. Ia juga berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keluarga. “Masyarakat tidak perlu khawatir. Untuk mengintervensi agar tidak terjadi lonjakan harga, hingga hari ini kami rutin menggelar sidak, sinergi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga stok kebutuhan pangan harian bahkan untuk Lebaran nanti insyaallah bisa tercukupi,” ujarnya didampingi Kepala DKPPP Ir. Fitriawati.

Ada sejumlah komoditas yang paling banyak diburu masyarakat. Di antaranya, beras SPHP 5 kilogram yang dijual harga Rp 57.000 sampai-sampai terjual 1 ton. Telur, per kilogram dijual harga Rp 27.500, total terjual 18 krat. Bawang merah Rp 35.000 per kilogram ludes sampai 50 kilogram.

Gula pasir dijual Rp 17.000, Minyakita Rp 15.000 per liter, hingga beragam sayur dan buah hidroponik serta beragam produk olahan UMKM.

“Saya tahu ada info GPM ini langsung ke sini karena kebutuhan di rumah sudah menipis. Selisihnya lumayan, murah di sini. Maklum Ramadan, pada puasa semua, jadi memang kebutuhan pangan jadi kebutuhan utama,” ujar warga Kecamatan Kademangan, Nisa, 35. (el/adv)

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#pemkot #perikanan #ketahanan pangan #pertanian #probolinggo