KANIGARAN, Radar Bromo- Proyek Preservasi Jalan Soekarno Hatta (Soetta)-Panglima Sudirman (Pangsud) Kota Probolinggo masih menyisakan PR (pekerjaan rumah) bagi pemkot. Sejauh ini, sejumlah penerangan jalan umum (PJU) yang sudah terpasang belum juga menyala. Padahal, preservasi menelan anggaran mencapai Rp 38,8 miliar.
Ketua Komisi III DPRD Kota Porbolinggo Muchlas Kurniawan mengatakan, Jalan Soehat-Pangsud sudah bagus setelah dilakukan preservasi. Tetapi PJU yang sudah terpasang tinggi belum juga menyala. Seharusnya, pembangunan dan pemasangan PJU lengkap dengan jaringan listriknya hingga menyala. “Ini yang menjadi masalah apa? PJU yang sudah terpasang belum juga menyala,” ujarnya.
Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo Setiorini Sayekti mengaku, sudah berkirim surat ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Jawa Timur guna memastikan PJU jalan Soetta-Pangsud. Karena informasi dalam RAB-nya, hanya pemasangan tiang dan lampu, tidak sampai jaringan kabel dan listrik.
“Kabel sudah dibangun (Disedikan) oleh Balai Besar Jalan Nasional dan telah dititipkan di kantor Dishub. Tetapi, memang Dishub belum menganggarkan. Perkiraan kebutuhann anggaran Rp 100 juta,” terangnya.
Terpisah, Kabid Pengembangan Transportasi Dishub Kota Probolinggo Deddy Ariawan mengatakan, sejauh ini anggaran pemasangan jaringan kabel dan listrik PJU Jalan Soehat-Pangsud belum dialokasikan. Namun pihaknya mengupayakan anggaran itu ada tanpa harus menunggu Perubahan APBD 2026.
“Nanti ada rencana penyesuaian anggaran belanja di internal Dishub. Kami upayakan mengalaokasikan Rp 100 juta untuk pemasangan jaringan kabel dan listrik PJU itu,” ujarnya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga