LECES, Radar Bromo-Kecelakaan antara Kereta Api (KA) 147 Blambangan Ekspres dengan truk gandeng terjadi di perlintasan sebidang JPL 13, Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jumat (6/3) dini hari.
Selain membuat truk gandeng ringsekm insiden tersebut menyebabkan lokomotif kereta mengalami kerusakan. Serta dua awak kereta harus menjalani perawatan medis.
Warga sekitar, Slamet Riyadhi, 35, menuturkan bahwa sebelum kejadian, truk gandeng bernopol P 8793 UG yang bermuatan tepung melaju dari arah timur menuju barat.
Saat sampai di perlintasan kereta api, truk tersebut melintas seperti biasa.
Namun nahas, saat bagian depan truk telah melewati rel, bagian belakang atau bak truk justru tertabrak kereta yang melintas.
“Palang pintunya tidak ditutup, truknya sudah sempat melintas. Tapi, bagian ekornya yang kena,” ujar Slamet.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Ipda Aditya Wikrama menjelaskan, saat kejadian KA 147 Blambangan Ekspres relasi Surabaya Pasar Turi–Ketapang tengah melaju dari arah utara menuju selatan.
Kereta tersebut dikemudikan oleh masinis Bambang Sutikno bersama asisten masinis Sony Pradana.
Pada waktu bersamaan, truk gandeng yang dikemudikan Ali Lugi Amir, 30, warga Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, bersama kernetnya, Deny Bagus Prasetyo, 33, warga Denpasar, Bali melintas di perlintasan tersebut.
“Diduga petugas penjaga palang pintu, warga Desa Jorongan, Leces, tidak menutup palang pintu saat kereta melintas sehingga terjadi kecelakaan,” jelas Aditya.
Akibat kejadian tersebut, masinis dan asisten masinis KA Blambangan Express mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Mohammad Saleh, Kota Probolinggo.
Sementara itu, Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari kondektur KA 147 Blambangan Express terkait adanya berhenti luar biasa (BLB) di jalur tersebut.
Kereta yang sedang menuju Stasiun Ketapang itu berhenti di KM 109+2 petak jalan Probolinggo–Leces setelah terjadi insiden dengan kendaraan di perlintasan.
“Akibat kejadian tersebut, lokomotif CC 201 83 53 yang menarik KA Blambangan Express mengalami kerusakan sehingga perjalanan kereta tidak dapat langsung dilanjutkan,” jelas Cahyo.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim operasional KAI Daop 9 Jember segera melakukan koordinasi penanganan bersama pihak terkait di lokasi.
Untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta, rangkaian KA Blambangan Ekspres kemudian ditarik mundur menuju Stasiun Probolinggo.
Penarikan rangkaian KA Blambangan Ekspres menggunakan lokomotif penolong yang diberangkatkan dari Stasiun Jember sekitar pukul 02.00.
Cahyo memastikan seluruh penumpang KA Blambangan Ekspres dalam kondisi selamat.
“Untuk memastikan perjalanan pelanggan tetap dapat dilanjutkan, para penumpang dialihkan ke KA Wijaya Kusuma yang melintas agar dapat melanjutkan perjalanan hingga tujuan akhir di Stasiun Ketapang,” jelasnya. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi