Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dampak Banjir di Leces Probolinggo: 140 KK Terdampak, Dua Sekolah Terendam

Inneke Agustin • Rabu, 4 Maret 2026 | 19:16 WIB

 

 

TERJANG BANJIR: Dua motor warga saat melintas di jalanan Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, yang terdampak banjir Rabu (4/3) siang.
TERJANG BANJIR: Dua motor warga saat melintas di jalanan Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, yang terdampak banjir Rabu (4/3) siang.

LECES, Radar Bromo-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo Selasa (3/3) sore hingga malam, memicu banjir di Kecamatan Leces. Sekolah dan permukiman terdampak.

Di Kecamatan Leces, banjir terjadi di Dusun Plerenan, Desa Sumberkedawung. Sedikitnya, 140 kepala keluarga (KK) dan dua sekolah terdampak genangan.

Sebelum banjir, hujan turun sekitar pukul 16.00 dan sempat reda menjelang magrib.

Namun debit air yang sudah tinggi, tidak segera surut hingga akhirnya menggenangi rumah warga sekitar pukul 19.30.

“Hujan sebenarnya berhenti saat magrib. Namun air tidak surut dan malah menggenang hingga akhirnya jadi banjir,” terang salah satu warga, Dani Irdianto, 22.

Menurutnya, air mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 19.30.

Ketinggian air bervariasi, dengan titik terdalam mencapai selutut orang dewasa.

Dani menduga banjir diperparah oleh kondisi drainase yang dangkal dan tersumbat sedimentasi. Sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.

Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo Agus Salim menyebut, banjir berdampak pada lebih dari 140 KK.

Rinciannya, 50 KK di RT 01, 57 KK di RT 05, dan 35 KK di RT 06. Ketinggian air di sejumlah titik mencapai selutut orang dewasa.

Selain merendam permukiman, genangan juga masuk ke dua fasilitas pendidikan.

Yaitu, SDN Sumberkedawung 5 dan SMPN 1 Leces. Kegiatan belajar mengajar di kedua sekolah tersebut diliburkan sementara hingga kondisi dinyatakan aman.

Sekda Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, pemerintah daerah telah melakukan asesmen dan penanganan darurat di lokasi.

Sejumlah mesin pompa dikerahkan untuk menyedot air dari permukiman dan badan jalan menuju saluran drainase terdekat.

“Dalam dua hingga tiga jam, ketinggian air sudah berkurang sekitar 10 sentimeter. Kendalanya, akses pembuangan air cukup sulit sehingga harus mencari saluran yang memungkinkan,” ujarnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#banjir #Terdampak #Leces #sekolah #kk #probolinggo #terendam