TIRIS, Radar Bromo – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo Sabtu (28/2) malam, kembali menggerus ruas jalan di Dusun Kedungkokap, Desa Segaran.
Kondisi jalan yang sebelumnya sudah amblas, kini semakin parah dan terancam longsor susulan.
Hujan mulai turun sekitar pukul 19.20 dengan intensitas ringan, kemudian menjadi deras dan baru reda sekitar pukul 23.50.
Aliran air mengalir melalui celah retakan jalan yang sudah rusak dan mengikis lapisan tanah penopang aspal. Membuat kerusakan jalan makin parah.
Sekretaris Desa Segaran Sukirman mengatakan, gerusan air hujan memperparah kerusakan di sisi jalan yang sebelumnya telah amblas. Sehingga, dikhawatirkan ada longsor susulan.
“Semalam hujan, air menggerus bagian samping lapisan aspal yang sebelumnya sudah amblas. Sekarang kondisinya semakin parah,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, ruas jalan tersebut sudah dua kali terdampak gerusan air hujan.
Awalnya, jalan yang amblas memiliki panjang sekitar 35 meter dengan kedalaman longsoran mencapai 30 meter.
Retakan yang muncul akan jalan amblas itu, membuat air hujan mudah masuk ke celahnya. Lalu, mengikis lapisan tanah di bawah aspal. Membuat badan jalan semakin menyempit.
Pada kejadian Sabtu malam, air kembali menggerus bagian bawah jalan yang telah retak dan amblas.
Lapisan tanah penopang terkikis sekitar 50 sentimeter, sehingga mempersempit badan jalan yang tersisa.
“Awalnya yang amblas kan di bahu jalan. Lalu, hujan lagi dan menyisakan separo badan jalan. Semalam hujan lagi dan tanah lapisan bawah kembali tergerus,” jelasnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan, kondisi jalan memang mengkhawatirkan.
Di titik tengah, lapisan dasar aspal tampak terkikis. Sementara di bagian ujung, sebagian aspal menggantung dan mengalami retakan. Jika terus dilintasi kendaraan, dikhawatirkan terjadi amblas susulan.
Untuk mencegah risiko kecelakaan, warga telah memasang water barrier di titik yang dianggap paling berbahaya. Harapannya, kendaraan tidak melintas terlalu dekat dengan area rawan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputra mengatakan, kerusakan jalan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Pihaknya tengah menyiapkan penanganan dengan menggeser trase jalan ke titik yang lebih stabil.
“Penanganan terbaik akan kami lakukan. Geometri jalan akan kami geser ke lokasi yang lebih aman. Saat ini masih dalam proses,” ujarnya. (ar/hn)
Editor : Muhammad Fahmi