Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Selain Jembatan Putus, Cuaca Ekstrem Membuat Sejumlah Wilayah di Probolinggo Ini Alami Tanah Longsor, Puting Beliung hingga Banjir

Achmad Arianto • Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:38 WIB

Kondisi jembatan di Pakuniran yang putus usai terimbas naiknya debit air.
Kondisi jembatan di Pakuniran yang putus usai terimbas naiknya debit air.

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Tidak hanya menyebabkan jembatan putus. Hujan deras yan terjadi hampir merata di wilayah Kabupaten Probolinggo pada Jumat (20/2) malam, membuat lima wilayah terdampak bencana hidrometeorologi. Namun tidak sampai jatuh korban jiwa.

BPBD Kabupaten Probolinggo mencatat, hujan deras turun sejak sore hingga Jumat malam.

Kondisi itu mengakibatkan bencana di beberapa wilayah. Mulai dari tanah longsor, angin puting beliung, rumah tersambar petir, dan banjir.

“Petugas mendapat laporan bencana hidrometeorologi terjadi akibat hujan yang terjadi semalam (Jumat malam, Red),” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief.

Bencana yang terjadi di antaranya, tanah longsor di beberapa titik di Kecamatan Tiris.

Di Desa Tiris, tanah longsor menimpa warung semipermanen milik warga setempat; di Desa Andungbiru, material tanah longsor menimpa rumah warga.

Kemudian, tebing longsor dan materialnya menutup sebagian jalan penghubung Desa Ranugedang dan Andungbiru. Lalu, satu rumah tersambar petir di Desa Ranugedang.

Lalu di Kecamatan Krucil, terjadi tanah longsor di empat titik ruas Jalan Manggisan; longsor di Blok Pancen selatan SMP 1 Krucil menimpa tembok rumah warga.

Lalu longsor di Dusun Sawah Kembang, Desa Plaosan menimpa dinding rumah.

Selanjutnya, di Kecamatan Gading, terjadi angin puting beliung di Dusun Bataan, Desa Kertosono.

Mengakibatkan lima rumah rusak sedang dan empat rumah rusak ringan. Angin puting beliung juga terjadi di Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk, mengakibatkan satu rumah roboh.

Sementara di Kecamatan Sumberasih, terjadi banjir genangan di Desa Lemahkembar, Desa Jangur dan Desa Sumberbendo.

Mengakibatkan air sebagian masuk rumah warga. Namun kondisi saat ini air sudah surut.

“Sejauh ini kami masih belum mendapat laporan ada korban dalam bencana yang telah terjadi di lima wilayah ini,” ucapnya.

Menurut Oemar, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait, Forkopimca dan relawan untuk melakukan penanganan sementara.

Selanjutnya, TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen dan membantu masyarakat terdampak.

“Hari ini kami koordinasi dan asesmen lapangan. Selanjutnya distribusi logistik kepada warga terdampak bencana,” pungkasnya. (ar/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#jembatan putus #banjir #puting beliung #tanah longsor #cuaca ekstrem