PROBOLINGGO, Radar Bromo - Pemilik ternak sapi di Kota Probolinggo, harus lebih waspada terhadap ancaman tindak pencurian. Terlebih saat momen Ramadan.
Risiko pencurian bisa tinggi, seiring meningkatnya kebutuhan menjelang lebaran.
Terbukti, seorang peternak sapi asal Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, harus menelan pil pahit.
Sapi blaster miliknya amblas digarong orang. Korban pencurian itu, menimpa Sahur, 54.
Ia kehilangan sapi miliknya, Rabu (18/2) dini hari. Terduga pelaku, membobol tembok belakang untuk menggarong sapi tersebut.
Korban mengatakan, dirinya masih sempat memberi makan sapi tersebut pada Rabu (18/2) sekitar pukul 02.30.
Namun karena kondisi cuaca makin dingin, ia pun masuk ke dalam rumah.
“Saya beristirahat di kamar depan. Selisih satu kamar saja dengan kandang sapi di belakang,” ungkapnya.
Betapa kagetnya ia saat melihat kandang sapinya sekitar pukul 05.30. Sapi kesayangannya itu telah raib.
Sementara terlihat lubang besar menganga di dinding belakang kandangnya.
Korban mengaku tak mendengar suara yang mencurigakan malam itu. Baik suara orang membobol dinding ataupun suara sapinya.
Semuanya terdengar sunyi.“Baru setelah mendekati pagi hari itu tahunya. Tapi saat saya cek, di sekitar kandang itu tidak ada bekas kaki sapinya. Kan aneh,” katanya.
Padahal di area persawahan sekitar 50 meter, jejak kaki dari sapi tersebut masih ada.
Korban menduga jejak kaki sapi sengaja disamarkan dengan cara disapu. Sebab, ia menemukan ada sapu dari kayu jaran di dekat lokasi. Atas kejadian itu, korban merugi hingga Rp 18 juta.
Kapolsek Subsektor Kedopok, Ipda Hari Dwi Tjahjono menyampaikan belum ada laporan atas kejadian tersebut. “Kami belum memperoleh laporan,” singkatnya. (gus/one)
Baca Juga: Maling Obok-obok SDN Sokaan 1 di Krejengan Probolinggo, Tujuh Chromebook dan Laptop Guru Raib Dicuri