Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sidak Pasar Baru Kota Probolinggo, Temukan Pedagang Jual Minyak Goreng Lebihi HET, Begini Tanggapan Bulog

Arif Mashudi • Kamis, 19 Februari 2026 | 09:45 WIB
Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Baru Kota Probolinggo. Rabu (18/2), mereka mendapati kenaikan sejumlah ba
Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Baru Kota Probolinggo. Rabu (18/2), mereka mendapati kenaikan sejumlah ba

KANIGARAN, Radar Bromo - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Baru Kota Probolinggo.

Rabu (18/2), mereka mendapati kenaikan sejumlah bahan pokok. Bahkan, ada pedagang yang menjual minyak goreng di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo Kuswadi mengatakan, dari hasil sidak, ditemukan beberapa harga bahan pangan yang naik menjelang Ramadan dan Lebaran.

Seperti telur, daging ayam, dan minyak goreng. Bahkan, ditemukan minyak goreng yang dijual Rp 18.500 per liter, padahal HET-nya hanya Rp 15.700 per liter.

“Nanti khusus minyak goreng akan kami suplai ke pasar-pasar. Supaya harganya sesuai HET Rp 15.700 per liter,” ujarnya.

Untuk harga beras, kata Kuswadi, masih stabil. Sejumlah toko yang disidak menjual harga beras sesuai HET. Beras medium dihargai Rp 57 ribu hingga Rp 59 ribu per 5 kilogram.

“Harga beras premium masih stabil di harga Rp 74 ribu (per 5 kilogram),” jelasnya.

Selain minyak goreng, sejumlah harga bahan pangan yang naik ada daging ayam. Sebelumnya Rp 40 ribu menjadi Rp 42 ribu per kilogram.

Daging sapi naik dari Rp 120 ribu menjadi Rp 130 ribu per kilogram.

Dari hasil sidak ini, Kuswadi mengatakan, pihaknya bersama tim akan melakukan rapat koordinasi.

Tujuannya, menjaga stabilitas harga bahan pangan selama Ramadan hingga setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Untuk menjaga stabilitas harga, kami akan suplai ke pedagang-pedagang pasar. Baik itu minyak goreng, beras, dan gula. Kami juga akan laksanakan gerakan pangan murah setiap hari selama Ramadan,” katanya. (mas/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#ramadan #pasar baru #satgas #Kota Probolinggo #pangan