TEGALSIWALAN, Radar Bromo – Gara-gara tak sengaja menyenggol bensin setelah menyalakan lilin, sebuah rumah terbakar di Dusun Krajan, Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.
Si jago merah itu mengamuk Selasa petang (17/2). Pemilik rumah, Asri, 56, ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta.
Peristiwa terjadi saat wilayah Desa Banjarsawah mengalami pemadaman listrik akibat terdampak angin puting beliung.
Saat itu, Asri seorang diri di dalam rumah. Untuk penerangan, ia menyalakan lilin dan meletakkannya di ruang tamu.
Tanpa disadari, lilin tersebut berada dekat botol berisi bensin. Dalam kondisi gelap, botol bensin itu tidak terlihat. Lalu tanpa sengaja Asri menyenggol botol bensin itu.
Api dari lilin langsung menyambar bensin. Kemudian, dengan cepat membesar hingga membakar sebagian besar bangunan rumah.
Melihat api berkobar, Asri menyelamatkan diri dengan melompat melalui jendela rumah.
Setelah berhasil keluar, ia meminta pertolongan kepada warga sekitar.
“Pemilik rumah seorang janda yang tinggal bersama satu putranya. Tapi saat kejadian, anaknya sedang keluar rumah,” ujar kata Kepala Desa Banjarsawah Amad Wahyudi.
“Korban punya usaha kios bensin kecil-kecilan, jadi api menyambar bensin yang ada di rumah,” imbuhnya.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun kondisi listrik yang masih padam dan api yang cepat membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke petugas pemadam kebakaran.
“Api cepat merambat dan membakar hampir seluruh bagian rumah. Hanya dapur yang tidak terbakar,” kata Amad.
Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Nonkebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo Andrea Persaulian menyampaikan, pihaknya langsung ke lokasi setelah dapat laporan itu.
Damkar menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan empat personel.
Sesampainya di lokasi api sudah terbakar hebat. Petugas dengan sigap melakukan pemadaman. Menyiram titik kobaran api secara merata mulai dari ruang tamu, ruang tengah, hingga kamar korban.
Api bisa dipadamkan satu jam kemudian. Petugas lalu melakukan pendinginan untuk memastikan bahwa tidak ada bara api yang tersisa.
“Mayoritas isi rumah hangus terbakar. Atas kejadian tersebut, pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian Rp 50 juta,” tandasnya. (ar/hn)
Editor : Muhammad Fahmi