PROBOLINGGO, Radar Bromo-Sejumlah umat Tionghoa di Kota Probolinggo mulai bersiap menyambut Tahun Baru Imlek 2026. Rabu pagi (11/2), umat Tionghoa menggelar ritual pembersihan di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Sumber Naga Kota Probolinggo.
Ketua II TITD Sumber Naga, Erfan Sutjianto mengatakan, pembersihan TITD itu merupakan ritual kedua menjelang Imlek.
Sebelumnya sudah ada ritual pengantaran para dewa ke nirwana. Baru kemudian ritual pembersihan dilakukan.
Pembersihan ini meliputi pembersihan rupang dewa, altar, hingga ruangan para dewa.
Pakaian para dewa atau jubahnya pun turut diganti. Abu dupa juga dibersihkan dengan cara diayak.
Erfan mengatakan, proses pembersihan ini bisa memakan waktu seminggu.
“Tapi biasanya tiga hari sudah selesai. Jadi ini filosofinya juga sebagai pembersihan pikiran manusia dari keburukan atau kilesa,” ujarnya.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah patung diturunkan dari altarnya. Lalu di bawah ke luar ruangan untuk dibersihkan.
Patung dibersihkan dari debu-debu yang menempel. Kemudian dicuci dengan sabun. Setelahnya disiriam dengan air bunga dan dilap bersih.
“Nah, kalau sudah bersih begitu, patung tidak boleh dipegang-pegang lagi. Tidak boleh kena air hujan. Jika tidak, maka harus diulang kembali dari awal ritualnya,” terang Erfan.
Erfan menjelaskan, tahun baru Imlek kali ini yakni shio kuda api. Ia berdoa untuk keselamatan Indonesia. Terutama Kota Probolinggo atas segala macam bencana yang kerap terjadi. “Semoga selamat dan sehat, serta terhindar dari bencana,” harapnya. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi