WONOASIH, Radar Bromo - Pemkot Probolinggo terus berupaya agar pembangunan Gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kota Probolinggo terealisasi tahun ini.
Salah satunya dengan mengalokasikan anggaran sampai Rp 3 miliar. Duit ini untuk pematangan lahan pembangunan gedung utama SR.
“Pembangunan gedung Sekolah Rakyat, insyaallah pasti terealisasi tahun ini. Meski hanya gedung utamanya dulu,” ujar Pj Sekda Kota Probolinggo Rey Suwigtyo, Rabu (4/2).
Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo juga didorong segera melelang pengerjaannya. Sedangkan, pembangunan gedung SR, anggarannya dari APBN. Begitu juga dengan proses tender dan pelaksanaannya.
“Kalau titik lahan sudah dapat persetujuan dari Kementerian. Tinggal menyiapkan lahannya karena harus siap bangun,” terangnya.
Kepala PUPR-PKP Kota Probolinggo Setiorini Sayekti mengatakan, anggaran miliaran rupiah itu akan digunakan untuk pematangan lahan seluas 27.250 meter persegi. Dari luas lahan mencapai 7 hektare.
“Luas lahan yang akan dikerjakan tahun 2026 adalah 27.250 meter persegi. Luas total lahan untuk SR memang 7 hektare. Itu termasuk fasilitas-fasilitas pendukung. Tetapi yang akan disiapkan atau dikerjakan tahun ini hanya untuk gedung utama SR,” terangnya.
Lahan seluas 27.250 meter persegi itu, nantinya akan digarap agar siap bangun. Di antaranya, ada pembongkaran gedung existing, pembongkaran kolam existing, dan pengurukan lahan dengan ketinggian rata-rata 35 sentimeter dari kondisi saat ini. (mas/rud)
Editor : Moch Vikry Romadhoni