PROBOLINGGO, Radar Bromo–Sudah lima hari Matsadi, 60, hilang. Namun hingga Rabu (4/2), pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) KMN Lanang Jaya itu belum membuahkan hasil.
Harapan sempat muncul ketika tim SAR menemukan sesosok jenazah mengapung di perairan Pulau Gili Ketapang, Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Namun jenazah itu ternyata bukan korban Matsadi. Melainkan Supoyo, 72, warga Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.
Koordinator Pos Basarnas Jember Jefriansyah Putra Pratama menjelaskan, kemarin tim SAR memusatkan perhatian pada proses evakuasi jenazah yang ditemukan di perairan Gili Ketapang.
Untuk menjangkau lokasi, tim SAR gabungan menggunakan Alutsista milik TNI AL, yakni KAL Sembulungan II-5-42.
“Hari ini kami fokus pada evakuasi jenazah di perairan Gili Ketapang. Proses evakuasi dilakukan dengan dukungan alut dari KAL Sembulungan II-5-42,” ujarnya.
Setelah dilakukan identifikasi, diketahui bahwa jenazah tersebut bukan Matsadi, ABK KMN Lanang Jaya yang masih dalam pencarian. Melainkan Supoyo yang dilaporkan hilang sejak Senin (2/2) sore.
Jefri menambahkan, hari ini (Rabu, Red) adalah pencarian hari terakhir yang dilakukan pihaknya terhadap korban Matsadi.
Memasuki pencarian hari keenam dan ketujuh, operasi SAR terhadap Matsadi akan dilimpahkan ke SAR Surabaya dan Pos SAR Sumenep.
Hal itu dilakukan berdasarkan perhitungan pergerakan arus laut. Diperkirakan, korban telah terbawa arus hingga ke perairan Madura. Cukup jauh dari lokasi awal korban jatuh.
“Berdasarkan perhitungan kami, posisi korban diperkirakan sudah bergerak ke arah perairan Madura. Karena itu, pencarian dilanjutkan oleh SAR Surabaya dan Pos SAR Sumenep yang wilayahnya mencakup area tersebut,” jelasnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi