Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Puluhan Kapal di Pelabuhan Probolinggo Dicek, Petugas Temukan Kerusakan Life Jacket

Inneke Agustin • Rabu, 4 Februari 2026 | 19:21 WIB
CEK LANGSUNG: Kantor KSOP Kelas IV Probolinggo melakukan ramp check kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo, Selasa (3/2).
CEK LANGSUNG: Kantor KSOP Kelas IV Probolinggo melakukan ramp check kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo, Selasa (3/2).

MAYANGAN, Radar Bromo- Sejumlah kapal penumpang atau penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo, diperiksa. Ramp check dilakukan untuk memastikan kapal laik laut.

Ramp check dilakukan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolinggo. Humas KSOP Kelas IV Probolinggo Hendra Yulis mengatakan, ramp check dilakukan untuk memastikan kapal laik laut. Juga berkaitan dengan Instruksi Dirjen Hubla Nomor IR DJPL 1/2025 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Lebaran.

“Inspeksi yang wajib dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung untuk meningkatkan kelancaran, kenyamanan, keselamatan, dan kemananan transportasi kapal selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2026. Serta, memastikan kapal telah memenuhi persyaratan kelaiklautan sebelum beroperasi,” katanya.

Inspeksi meliputi pengecekan dokumen dan alat keselamatan, seperti life jacket, navigasi seperti radar, GPS, radio, lalu pemadam kebakaran, seperti alat pemadam api ringan (APAR), hidran, dan fire detector guna memastikan keselamatan, kenyamanan saat beroperasi.

Ada sejumlah kapal yang dicek. Yakni, Kapal Express Bahari 8B dan 48 kapal dengan spesifikasi di bawah 7 gross tonase (GT) yang melayani masyarakat dari Gili Ketapang ke Pelabuhan Probolinggo.

“Hasilnya kapal dinyatakan laik laut, namun ada beberapa kapal Gili Ketapang yang life jacket-nya rusak, tidak layak pakai. Maka dari itu, kami minta diganti baru,” terangnya.

KSOP juga mengimbau semua pihak tetap menjadi pelopor keselamatan. Karena keselamatan dan keamanan pelayaran mutlak dan tanggung jawab bersama. “Baik itu regulator pemilik kapal, operator kapal (awak kapal), dan masyarakat sebagai pengguna transportasi laut,” jelasnya. (gus/rud)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#penyeberangan #Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo #kapal