KANIGARAN, Radar Bromo- Sejumlah 69 calon jemaah haji (CJH) cadangan asal Kota Probolinggo, telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih) tahun 2026. Namun ternyata hanya 47 CJH cadangan yang dipastikan masuk daftar berangkat tahun ini. Artinya, ada 22 orang yang tak bisa berangkat.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Probolinggo Didik Heriadi mengatakan, seluruh CJH regular dan cadangan telah melengkapi syarat paspor dan lainnya. Namun tidak semua CJH cadangan masuk daftar berangkat tahun ini. “Dari 114 CJH cadangan, yang sudah memenuhi verifikasi dan lunas bipih ada 69 orang,” katanya, Kamis (29/1).
Didik mengatakan, CJH cadangan yang tidak masuk daftar berangkat haji tahun ini akan masuk daftar CJH lunas dan berangkat tahun depan. Namun tidak menutup kemungkinan bisa berangkat tahun ini, ikut kelompok terbang (kloter) daerah lain.
“Jika nanti ada sisa kuota yang kosong secara nasional, bisa masuk daftar berangkat tahun ini. Tetapi ikut kloter daerah lain yang belum berangkat,” terangnya.
Menurutnya, jumlah CJH Kota Probolinggo yang akan berangkat tahun ini bertambah menjadi 309 orang. Sebelumnya hanya 301 jemaah. Dibandingkan tahun kemarin, makin banyak. “Alhamdulillah tahun ini jumlah kuota CJH berangkat ada 309 orang. Tahun kemarin hanya berkisar 214 jemaah,” jelasnya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga