Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ditinggal Jalan-Jalan di Alun-Alun Probolinggo, Motor Honda Beat Arek Sukabumi Hilang Dicuri

Inneke Agustin • Senin, 26 Januari 2026 | 05:35 WIB

 

RAMAI: Sejumlah motor terparkir di Alun-Alun Kota Probolinggo sisi timur, tepatnya di Jalan Trunojoyo, Minggu (25/1). Di sinilah, motor korban Nurkholis Ali Zain, 22, diparkir pada Jumat (23/1) malam.
RAMAI: Sejumlah motor terparkir di Alun-Alun Kota Probolinggo sisi timur, tepatnya di Jalan Trunojoyo, Minggu (25/1). Di sinilah, motor korban Nurkholis Ali Zain, 22, diparkir pada Jumat (23/1) malam.

MAYANGAN, Radar Bromo-Nurkholis Ali Zain, 22, berniat jalan-jalan menikmati Alun-Alun Kota Probolinggo, Jumat (23/1) malam itu. Tak disangka, dia malah kemalingan.

Motor Honda Beat milik Nurkholis hilang dicuri saat diparkir di kawasan alun-alun.

Warga Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, itu menjelaskan, dia memarkir motornya di sisi selatan alun-alun, sekitar pukul 20.00. Tepatnya di Jalan Trunojoyo.

Saat itu, ia memarkir motor Nopol N 4745 RJ itu dalam kondisi terkunci ganda. Dia bahkan sudah memastikan, kunci kontak tidak ketinggalan.

“Waktu itu saya lihat tidak ada tukang parkir yang berjaga. Jadi saya memang memastikan motor saya terkunci ganda agar aman,” ujarnya.

Setelah memarkir motor bernopol N 4745 RJ tersebut, korban bersama pacarnya berjalan ke arah timur. Mereka membeli makanan di kawasan pedagang kaki lima (PKL) Jalan Ahmad Yani.

Usai membeli jajanan, keduanya duduk di kursi trotoar. Dekat dengan lokasi motornya diparkir. “Waktu kami kembali dan duduk di kursi trotoar, motor saya masih ada,” tuturnya.

Setelah jajanan habis, korban dan pacarnya memutuskan berjalan-jalan di dalam area alun-alun. Mereka berjalan ke arah barat hingga mendekati pintu selatan alun-alun.

Sekitar 15 menit kemudian, keduanya kembali ke lokasi parkir. Saat itulah, korban tak lagi menemukan motornya di tempat semula.

“Saat kembali ke parkiran motor, kok motor saya sudah hilang. Helm-helm yang ada di motor juga ikut dibawa,” terangnya.

Menyadari motornya raib, korban sempat menanyakan kepada sejumlah pengunjung alun-alun terkait keberadaan motornya.

Namun tidak seorang pun mengetahui siapa yang membawa kendaraan tersebut.

Ia juga berupaya mencari ke area parkir lain. Mulai dari sisi selatan hingga utara alun-alun. Namun juga tidak membuahkan hasil.

“Akhirnya saya melapor ke petugas Satpol PP yang berjaga di alun-alun. Kemudian diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polsek Mayangan,” ungkapnya.

Hingga kini, Ali mengaku masih menunggu perkembangan terkait kasus pencurian tersebut.

Ia berharap motornya dapat segera ditemukan. Sebab, kendaraan itu merupakan satu-satunya sarana transportasi yang ia gunakan untuk bekerja.

“Sekarang kalau kerja masih diantar pacar. Kerugian saya sekitar Rp 17 juta,” katanya.

Ali berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.

“Saya berharap motor saya bisa kembali dan pelakunya bisa dihukum setimpal,” ucapnya.

Kapolsek Mayangan Kompol Heri Sugiono membenarkan adanya laporan kehilangan motor. Ia mengatakan bahwa kasus pencurian sepeda motor itu kini masih dalam proses penanganan.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” pungkasnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Honda beat #jalan-jalan #motor dicuri #alun-alun probolinggo