PROBOLINGGO, Radar Bromo – Dua truk bertabrakan di Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro), KM 831/A, Sabtu (24/1). Akibat benturan keras, seorang kernet meninggal, karena terluka parah.
Korban adalah Rico Prasetyo, 20, warga warga Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.
Rico merupakan kernet dari Amrullohi Luthfi, 21, juga warga Balen. Mereka berdua mengendarai truk Mitsubishi Nopol K 9664 ES bermuatan beras.
Mitsubisthi ini bertabrakan dengan truk Hino Nopol EA 8428 SC bermuatan bata ringan.
Truk Hino disopiri Juwardin, 27, dengan penumpang Ardiansyah, 25. Mereka berdua warga Bima, Nusa Tenggara Barat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik Rahardian menjelaskan, kecelakaan terjadi pukul 06.15. Saat itu, truk Mitsubishi melaju dari arah Pasuruan menuju Probolinggo atau dari barat ke timur melalui jalur lambat (L1).
“Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi Mitsubishi diduga mengalami microsleep, sehingga kendaraan tidak terkendali,” jelasnya.
Saat itulah, tanpa disadari truk Mitsubishi menabrak truk Hino yang berjalan di depannya.
Benturan tersebut sangat keras, membuat kedua truk berhenti mendadak di bahu jalan dengan posisi menghadap ke arah timur.
Panit Jatim 4 Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, Ipda Firman menambahkan, sopir dan kernet truk Hino selamat tanpa mengalami luka. Kondisi berbeda dialami truk Mitsubishi.
“Sopir truk Mitsubishi luka ringan dan penumpangnya (kernet) mengalami luka berat,” ungkap Firman.
Sopir Amrullohi mengalami luka di pelipis kanan serta lecet pada kaki. Sementara Rico, kaki kanannya putus akibat benturan itu.
“Kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD Ar Rozy. Namun, penumpang atas nama Rico Prasetyo meninggal dunia saat menjalani perawatan,” tambahnya.
Menurut Firman, pihaknya bersama Satlantas Polres Probolinggo Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk kepentingan penyelidikan, kedua truk yang kecelakaan telah diamankan.
“Sementara kedua kendaraan kami amankan di Exit Tol Probolinggo Barat,” jelasnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi