Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Puluhan Rumah dan Jalan di Kota Probolinggo Tergenang, Termasuk Jalan Soekarno Hatta-Pangsud

Inneke Agustin • Senin, 19 Januari 2026 | 17:25 WIB
CEK: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama OPD terkait saat melakukan pengecekan saluran air di simpang empat Brak, Minggu (18/1) siang.
CEK: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama OPD terkait saat melakukan pengecekan saluran air di simpang empat Brak, Minggu (18/1) siang.

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Hujan deras yang mengguyur Kota Probolinggo, Sabtu (17/1) malam, juga membawa bencana. Puluhan rumah dan jalan tergenang air. Bahkan, sebatang pohon tumbang dan plengsengan ambrol.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Probolinggo Yudha Arisandi mengatakan, hujan mulai mengguyur sekitar pukul 17.30.

Sekitar pukul 22.30, sejumlah ruas jalan mulai tergenang. Termasuk Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Soekarno Hatta, yang baru diperbaiki.

“Juga ada pohon tumbang di Jalan K.H. Genggong, tepatnya di Gang Gerilya, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran. Sementara, plengsengan ambrol terjadi di Jalan Kiai Fadol, Kelurahan/Kecamatan Kademangan,” ujarnya.

Yudha mengatakan, sejumlah rumah juga tergenang. Terbanyak di Jalan K.H. Genggong ada 37 rumah dan 32 rumah di Jalan Sunan Drajat. “Kami juga telah melakukan pemantauan serta melakukan penyedotan genangan air dibantu DLH dan Damkar Kota Probolinggo,” kata Yudha.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan, pihaknya telah melakukan monitoring sejak Sabtu (17/1) malam. Minggu (18/1) siang, melakukan asesmen di Simpang Empat Brak.

“Sebab, ini menjadi salah satu titik simpul adanya genangan di Kota Probolinggo. Ini masih kami pelajari aliran airnya bergerak ke mana, ke utara atau ke selatan atau ke mana. Selain itu, juga mengecek adanya sampah di aliran sungai agar tidak menghambat air menuju bagian muara,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR PKP Kota Probolinggo Setyorini Sayekti mengatakan, plengsengan yang jebol sudah ditangani. Minggu (18/1), dipasangi sesek bambu agar tebing tidak tergerus air sungai.

“Nanti di dalamnya kami isi dengan sandbag untuk penguatan sementara, sembari berkoordinasi untuk penanganan secara permanennya,” ujarnya. (gus/rud)

 

Editor : Fahreza Nuraga
#hujan deras #jalan #bencana #probolinggo