PROBOLINGGO, Radar Bromo-Intah Wahyu, 25 langsung panik. Niatnya memasang kunci cakram pada motornya saat diparkir di alun-alun Probolinggo malah berujung insiden.
Motornya tak bisa digerakkan. Mau membuka kunci cakramnya juga kesulitan, karena ia salah memasang.
Warga Leces, Kabupaten Probolinggo itu pun akhirnya meminta bantuan Damkar untuk membuka kunci cakramnya yang macet itu. Insiden itu terjadi Selasa (13/1) sore.
Komandan Regu (Danru) Damkar Satpol PP Kota Probolinggo, Surachman Arief menjelaskan, pihaknya menerima laporan adanya seorang warga yang kesulitan membuka kunci cakram motornya.
Informasi tersebut diterima dari salah seorang petugas Satpol PP yang saat itu tengah berjaga di area Alun-Alun Kota Probolinggo.
“Informasi kami terima dari petugas Satpol PP yang sedang bertugas di lokasi,” ujar Arief.
Mendapat laporan tersebut, tim Damkar Satpol PP Kota Probolinggo langsung menuju lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan pemilik kendaraan, ia datang ke Alun-Alun Kota Probolinggo sekitar pukul 17.00 untuk berolahraga.
Sebelum meninggalkan motor Honda Scoopy miliknya, Wahyu memasang kunci cakram sebagai langkah pengamanan ganda.
“Tujuannya untuk menjaga keamanan. Namun kunci cakram dipasang terbalik,” jelas Arief.
Selain terpasang terbalik, posisi kunci cakram juga pas dengan velg motor. Sehingga ruang untuk memasukkan anak kunci menjadi sangat terbatas.
Seharusnya, lubang kunci berada di sisi luar cakram agar mudah dibuka.
“Lubang kuncinya justru berada di bagian dalam dan posisinya pas dengan velg. Akibatnya, kunci tidak bisa dimasukkan untuk membuka pengaman tersebut,” terangnya.
Untuk mengatasi masalah tersebut, petugas Damkar mengambil langkah dengan memotong bagian anak kunci agar ukurannya menjadi lebih pendek.
Setelah itu, kunci dapat diselipkan melalui celah velg sehingga pengaman cakram berhasil dilepas.
“Kalau tidak dipotong, panjang kuncinya tidak cukup ruang. Setelah dipendekkan, baru bisa masuk ke sela-sela velg dan akhirnya bisa lepas,” katanya.
Proses penanganan berlangsung lancar dan tidak memerlukan waktu lama.
Petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 18.07 dan berhasil menyelesaikan evakuasi kunci cakram pada pukul 18.15. “Alhamdulillah prosesnya cepat dan berjalan lancar,” jelas Arief. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi