MAYANGAN, Radar Bromo- Puluhan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo mendadak harus menjalani tes urine. Selasa (13/1), satu per satu mereka diperiksa untuk memastikan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
Kepala Lapas Kelas IIB Probolinggo Muhammad Bayu Hendaruseto mengatakan, tes urine dilakukan sebagai bentuk penguatan integritas pegawai di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Juga sebagai bentuk komitmen lapas dalam memberantas peredaran narkoba.
“Setelah pekan lalu memastikan blok hunian bebas dari zat terlarang, kini giliran para pegawai lapas itu sendiri yang dibuktikan komitmennya,” katanya.
Pelaksanaan tes urine ini dilakukan secara mendadak. Seluruh pegawai dilarang meninggalkan area kantor sebelum memberikan sampel urine. Sebanyak 70 pegawai mengikuti kegiatan ini.
“Proses ini diawasi ketat oleh tim medis lapas yang bekerja sama dengan bagian Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) untuk menjamin keaslian sampel,” katanya.
Bayu menyampaikan, langkah ini adalah bagian dari deteksi dini dan prinsip transparansi.
"Kami ingin membuktikan bahwa pegawai Lapas Kelas IIB Probolinggo juga bersih dan siap menjadi teladan dalam mewujudkan lapas bersih dari narkoba," tegasnya.
Dari 70 sampel yang diperiksa, seluruhnya menunjukkan hasil yang negatif. Ini menandakan bahwa pegawai Lapas Kelas IIB Probolinggo tetap menjaga integritas dalam menjalankan tugas negara.
“Dengan memastikan seluruh petugas sehat dan bersih dari narkoba, pelayanan kepada masyarakat dan pembinaan kepada WBP (warga binaan pemasyarakatan) diharapkan dapat berjalan lebih maksimal dan profesional,” harapnya. (gus/rud)
Editor : Moch Vikry Romadhoni