Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Revitalisasi Alun-Alun Problinggo Rampung: Dibuka Sabtu 10 Januari, Harus Steril dari PKL

Arif Mashudi • Jumat, 9 Januari 2026 | 05:25 WIB

 

WAJAH  BARU: Alun-Alun Kota Probolinggo makin cantik setelah direvitalisasi tahun lalu saat dipotret dari udara (8/1). Rencananya, kawasan ini akan resmi dibuka untuk publik Sabtu (10/1).
WAJAH BARU: Alun-Alun Kota Probolinggo makin cantik setelah direvitalisasi tahun lalu saat dipotret dari udara (8/1). Rencananya, kawasan ini akan resmi dibuka untuk publik Sabtu (10/1).

MAYANGAN, Radar Bromo - Revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo akhirnya selesai. Pemkot Probolinggo berencana membuka alun-alun itu secara resmi Sabtu (10/1).

Wali Kota Probolinggo Aminuddin pun memastikan, kawasan alun-alun nantinya steril dari PKL (pedagang kaki lima).

Orang nomor satu di Kota Probolinggo itu mengatakan, kondisi terbaru kawasan Alun-Alun Kota Probolinggo mendapatkan banyak respons positif.

Termasuk dorongan dari masyarakat yang mendukung kawasan alun-alun bersih dan steril dari PKL.

Karena itu, nantinya akan diberlakukan larangan PKL berjualan di kawasan alun-alun. Harapannya, alun-alun bersih dan rapi.

”Iya sepakat, nanti kawasan Alun-Alun Kota Probolinggo harus bersih dan steril dari PKL,” kata Aminuddin saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti menambahkan, Alun-Alun Kota Probolinggo akan dibuka Sabtu (10/1).

Rapat koordinasi (rakor) membahas pemanfaatan Alun-Alun Kota Probolinggo juga sudah digelar.

”Nantinya, alun-alun akan dibuka untuk umum. Tetapi kawasan alun-alun harus steril dari PKL. Jadi, nanti kalau ada PKL di sekitar alun-alun ya akan ditertibkan,” lanjutnya.

Belajar dari kawasan alun-alun daerah lainnya, alun-alun bukan dimanfaatkan untuk PKL. Apalagi, alun-alun baru saja direvitalisasi. Kondisinya saat ini jauh lebih cantik dari sebelumnya.

”Kami dari PUPR sudah melakukan revitalisasi. Selanjutnya, pemanfaatan dan penataan dilakukan oleh OPD terkait. Seperti Satpol PP melakukan penertiban, DKUP pembinaan PKL supaya tidak ada di alun-alun,” terangnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Muchlas Kurniawan mengatakan, alun-alun yang sudah selesai direvitalisasi memberikan wajah baru bagi kota.

Karena itu, harus ada penataan supaya alun-alun tidak kumuh seperti sebelumnya.

”Kalau memang kawasan alun-alun ditetapkan steril dari PKL, maka harus ada penertiban oleh petugas. Petugas juga harus berjaga dan melarang PKL di kawasan alun-alun tersebut,” tegasnya. (mas/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#pkl #Aminuddin #dibuka #revitalisasi #Wali Kota Probolinggo #alun-alun probolinggo