Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kotak Amal Masjid An Nur di Nguling Pasuruan Dicuri, Ditemukan di Tongas Probolinggo, Tersisa Uang Recehan

Fuad Alyzen • Rabu, 7 Januari 2026 | 18:57 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kotak amal yang dicuri ditemukan kembali. Hanya, uang yang diambil tersisa recehan saja.
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kotak amal yang dicuri ditemukan kembali. Hanya, uang yang diambil tersisa recehan saja.
 

NGULING, Radar Bromo– Uang amal masjid kembali jadi incaran maling. Kali ini terjadi di Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Uang amal di Masjid An Nur, raib dicuri maling. Maling diduga beraksi Selasa (6/1) dini hari.

Uang senilai Rp 3 juta di dalam kotak amal pun raib. Hanya menyisakan recehan yang nilainya puluhan ribu saja.

“Uang yang dicuri di kotak amal diduga senilai Rp 3 juta,” terang Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi.

Junaidi menjelaskan, pencurian itu terjadi pukul 01.20. Untuk sementara, pelakunya diduga hanya satu orang.

Hal ini diketahui dari rekaman CCTV milik Masjid An Nur. Dalam rekaman CCTV itu, hanya satu orang yang beraksi dengan naik motor.

Terduga pelaku memakai jaket hitam, membawa tas bahu, dan bersarung cokelat. Awalnya, dia masuk ke teras masjid. Lalu, mondar-mandir di masjid beberapa kali.

Setelah itu, lelaki tersebut masuk ke ruang utama masjid. Dia kemudian melepas sarungnya dan dengan cepat menutup kotak amal dengan sarung itu.

Kotak amal lalu diangkat keluar masjid, menuju sebuah motor yang diparkir di halaman masjid. Lalu, dengan cepat terduga pelaku kabur menggunakan motor.

Pencurian itu baru diketahui Selasa pagi, sekitar pukul 05.00. Saat itu, viral penemuan kotak amal di facebook.

Status di facebook itu kemudian disebar lewat pesan WhatsApp. Berdasarkan keterangan di facebook, ada sebuah kotak amal ditemukan di Tongas.

Informasi viral ini kemudian diketahui oleh Iqbal, anak kades Sedarum. Mengetahui ada penemuan kotak amal, Iqbal berinisiatif mengecek ke Masjid An Nur yang lokasinya berada di depan rumah Kades.

“Baru diketahui saat itu bahwa ternyata kotak amal masjid tidak ada di tempat atau hilang,” lanjut Junaidi.

Saat itu juga, Iqbal langsung mendatangi lokasi penemuan kotak amal di Tongas untuk mengecek. Begitu sampai di lokasi, ternyata kotak amal itu memang milik Masjid An Nur yang hilang.

Kotak amal itu dalam posisi terbuka. Di dalamnya ada sejumlah uang recehan.

Diduga, kotak amal itu ditinggal oleh terduga pencurinya setelah lebih dulu mengambil uang di dalamnya.

“Menurut Kades Sedarum, uang yang dicuri diduga Rp 3 juta. Di kotak amal yang ditemukan itu, tersisa recehan saja,” lanjut Junaidi.

Iqbal lantas membawa kotak amal itu dan mengembalikan ke masjid. Baru setelah itu, dia melaporkan pencurian itu ke Polsek Nguling melalui call center.

Sekitar pukul 05.30, Polsek Nguling datang ke masjid dan melakukan olah TKP. Beberapa takmir juga sudah datang ke Polsek Nguling untuk memberikan keterangan.

“Petugas Polsek Nguling mengamankan CCTV yang berisi rekaman pencurian oleh terduga pelaku. Saat ini kasusnya masih lidik,” tegasnya. (zen/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #Tongas #nguling #masjid #probolinggo #pencurian kotak amal