WONOASIH, Radar Bromo-Niat berangkat kerja Nur Hayati, 41, warga Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, harus kandas. Ini setelah dia menjadi korban begal. Motor Honda Vario miliknya amblas.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Lapangan Kedungasem, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Senin (5/1) sekitar pukul 18.30.
Berdasarkan keterangan Lurah Kedungasem, Saiful Sarifuddin, saat kejadian korban tengah melintas dari arah barat menuju timur dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Di belakang korban, terdapat seorang warga setempat yang sedang mengendarai sepeda.
“Tiba-tiba pelaku menyalip dari arah belakang. Mereka lelaki, menggunakan sarung, dan mengendarai motor Honda Vario hitam juga. Sepertinya memang sudah membuntuti korban dari arah Kedunggaleng," ungkapnya.
Sebelum merampas motor, pelaku sempat mendorong pengendara sepeda hingga terjatuh.
Diduga aksi itu dilakukan agar pesepeda tak membantu korban. "Baru setelah itu, pelaku langsung memepet motor korban dan memaksanya untuk turun,” kata Saiful.
Setelah berhasil menguasai sepeda motor korban, para pelaku langsung melarikan diri ke arah timur menuju Jalan Raya Lumajang. Korban yang panik kemudian berteriak meminta tolong.
Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan memberikan bantuan.
Korban selanjutnya diantar pulang ke rumahnya oleh warga. “Untungnya korban tidak sempat dilukai oleh pelaku,” kata Saiful.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonoasih, Aiptu Adji Anggoro mengatakan bahwa hingga Selasa (6/1) korban belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polsek Wonoasih.
Meski demikian, pihak kepolisian telah melakukan langkah awal dengan mendatangi lokasi kejadian.
“Belum ada laporan resmi dari korban. Namun anggota kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Zaenal Arifin, hingga berita ini ditulis belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. (gus/fun)
Editor : Fandi Armanto