GENDING, Radar Bromo - Pencarian Juari Muksen, 71, warga Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, masih terus dilakukan.
Namun keberadaan kakek yang dikabarkan hilang di Pantai Bujel, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, belum ditemukan.
Dalam pencarian pada hari ketiga ini, tim menyusuri lautan sampai 5 mil dari posisi korban dilaporkan hilang. Koordinator Basarnas Pos SAR Jember Prahista Dian mengatakan, pencarian tetap dilakukan dari tempat kejadian musibah (TKM).
Tim gabungan dibagi menjadi dua search and rescue unit (SRU) dengan dua alat utama perahu karet.
“Hari ini (4/1) kami menyisir ke arah timur hingga ke perairan (Kecamatan) Pajarakan. Namun, hingga sekarang belum ada tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya, Minggu (4/1).
Dedek–panggilan akrab Prahista Dian–mengatakan, selain melakukan penyisiran, petugas juga menemui sejumlah nelayan yang berlayar di perairan sekitar. Mereka menanyakan terkait keberadaan korban.
“Tapi belum ada info terbaru, sehingga kami juga meminta para nelayan bila mendapat info, bisa segera melaporkan pada kami atau perangkat desa setempat,” terangnya.
Pola pencarian masih menggunakan parallel search pattern. Dedek menjelaskan, hari ini tidak ada kendala dalam proses pencarian korban.
“Semua aman, kondisi gelombang dan angin juga bersahabat. Namun proses pencarian tiap harinya tetap kami maksimalkan hingga pukul 17.00. Mempertimbangkan kondisi keselamatan personel,” jelasnya.
Diketahui, Rabu (31/12), Juari dikabarkan hilang. Ia berangkat dari rumahnya sekitar pukul 07.00 untuk mencari kerang di Pantai Bujel.
Namun, hingga Kamis (1/1), korban tidak pulang. Pihak keluarga pun melapor ke pemerintah desa. Proses pencarian dimulai sejak Jumat (2/1). (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga