KEDOPOK, Radar Bromo - Sebatang pohon randu di area Makam Randu, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, tumbang.
Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun sejauh ini, batang pohon berukuran jumbo ini belum juga dievakuasi.
Lurah Jrebeng Lor Yudho Pratomo mengatakan, pohon tersebut tumbang Sabtu (3/1) malam, sekitar pukul 20.55. Untungnya tumbang ke arah timur, sehingga tidak ke badan jalan.
“Jadi aman. Tidak mengenai rumah ataupun pengendara yang melintas,” ujarnya.
Warga memilih akan mengevakuasi sendiri tanpa melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau lainnya. Namun Minggu (4/1) siang, batang kayu masih tergeletak di area pemakaman.
Ketua RT 01/RW 05 Kelurahan Jrebeng Lor Jamal mengatakan, proses pemotongan akan dilakukan Senin (5/1). Sebelum dipotong akan dilakukan gelar doa atau selametan dulu.
“Pohon ini berusia kurang lebih 200 tahun dan dianggap keramat. Dulu sempat ada yang melakukan pemangkasan, itu orangnya sampai stroke. Tapi Alhamdulillah sembuh. Makanya ini mau di-selametin dulu,” ujarnya.
Meski tidak mengenai rumah atau pengguna jalan, pohon tumbang membuat pagar makam sisi selatan sebagian hancur.
Jamal mengatakan, kayu hasil pemotongan pohon nantinya juga akan dijual.
“Hasilnya kami kembalikan ke makam untuk memperbaiki pagar, pengecatan, dan memperbaiki lampu yang terdampak. Itu kan kena kabel lampu juga, jadi putus. Nanti kami perbaiki semua,” katanya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga