KANIGARAN, Radar Bromo - Proyek Revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo, dipastikan sudah rampung. Namun, Pemkot Probolinggo, belum membukanya untuk umum.
Alasannya, masih proses pembersihan sekaligus persiapan opening Alun-Alun Kota Probolinggo dengan wajah baru.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, tampak di lokasi pekerjaan sudah rampung. Mulai dari lantai trotoar, semua sudah terpasang.
Begitu juga pengasapalan tempat parkir kendaraan roda empat, sudah dikerjakan. Termasuk markah jalan dan parkir.
Namun, di lokasi terlihat ada tiga truk perkir dan sejumlah pekerja yang tengah menebang dan pangkas pohon yang sudah rapuh, Kamis (1/1).
”Kami dari DLH, untuk proses pemotongan pohon yang sudah tua dan rapuh. Karena rawan pohon roboh kalau dibiarkan,” ujar salah satu pekerja dari DLH Kota Probolinggo, yang tengah memotong pohon sisi selatan alun-alun.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti mengatakan, proyek revitalisasi pematusan trotoar Alun-Alun Kota Probolinggo, dengan nilai kontrak sekitar Rp 8,7 miliar rampung sebelum ujung tahun 2025. ”Alhamdulilla revitalisasi alun-alun sudah selesai,” katanya.
Menurutnya, alun-alun belum bisa langsung dibuka. PT Probolinggo Cemerlang, selaku pelaksana masih diminta bersih-bersih usai pengerjaan revitalisasi.
Sekaligus memperbaiki titik-titik kerusakan di luar kontrak dan persiapan opening alun-alun dengan wajah baru.
”Alun-alun belum kami buka, karena masih kami minta perapian di beberapa titik untuk persiapan opening. Tapi, untuk pekerjaan sesuai kontrak sudah selesai,” terangnya.
Project Manager PT Probolinggo Cemerlang Sugiyanto mengatakan, untuk pekerjaan revitalisasi alun-alun sudah selesai dikerjakan dan rampung tepat waktu.
Pihaknya tidak langsung membuka pagar pembatas di tengah jalan, sebab masih ada proses pembersihan dan belum dilakukan serah terima hasil pekerjaan ke Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo.
”Hasil pekerjaan sudah dilakukan komtek dan sudah selesai 100 persen. Kami hanya diminta melakukan pembersihan atau perapian untuk persiapan opening,” terangnya. (mas/rud)
Editor : Muhammad Fahmi