KANIGARAN, Radar Bromo -Retribusi sampah selama tahun 2025 ditargetkan menyumbang PAD Rp 479 juta. Namun realisasinya mencapai Rp 496 juta atau 103 persen.
Kepala DLH Kota Probolinggo Retno Wandansari melalui Kabid Penanganan Sampah Gigih Ardityawan Pratama mengatakan, layanan persampahan atau kebersihan menyumbang PAD cukup besar tiap tahunnya.
Selama 2025, realisasi retribusi layanan persampahan melebihi target.
Hingga 29 Desember 2025, retribusi sudah tercapai sekitar Rp 496 juta. Sementara targetnya Rp 475 juta.
”Alhamdulillah, untuk retribusi layanan persampahan sudah melampaui target realiasinya. Sekitar 103 persen dari target,” katanya.
Sebenarnya, menurut Gigih, dampak pandemi Covid-19 masih terasa di tengah masyarakat. Terbukti, di awal-awal tahun retribusi dari jasa umum persampahan di kota masih jauh dari target.
Memasuki triwulan keempat tahun 2025, retribusi sampah baru tercapai sekitar 55 persen.
Namun tim di lapangan berupaya maksimal memberikan layanan kebersihan. Termasuk, diskusi dengan pelaku usaha untuk maksimalkan tagihan retribusi tersebut. Hingga akhirnya, realisasi retribusi melebihi target.
”Besaran retribusi jasa umum yang ditarik bervariasi. Ada sejumlah klasifikasi untuk retribusi yang dikenakan pada suatu usaha. Bergantung pada jenis sampah dan berat sampah. Besarannnya mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu,” terangnya. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi